Pada saat presentasi di Mexico City, Selasa lalu. WBC menyatakan bahwa telah membuat sabuk juara dunia ini dari bahan emas murni (24 karat) seberat dua kilogram. Dengan aksesoris kulit yang biasa dipakai buat sebagian aksesoris di mobil Ferrari.
Sabuk juara itu sendiri dibuat seniman dan desainer terkenal dari Meksiko. Di kedua sisinya, terdapat bendera Amerika Serikat dan Meksiko yang merupakan negara asal kedua petinju tersebut.
Alasan WBC menyediakan sabuk khusus ini, karena momentumnya bertepatan dengan 50 tahun WBC. Selain itu WBC menyebut pertarungan Floyd Mayweather Jr melawan Saul Alvarez sebagai “mega-fightâ€. Sebuah pertarungan besar yang diperkirakan akan berlangsung dengan menarik. “Ini adalah hadiah spesial buat pemenang dari pertarungan antara dua petinju terbaik di dunia pada saat ini,†kata Presiden WBC, Jose Sulaiman seperti dilansir fightnews.
Jika melihat prestasi kedua petinju, Mayweather Jr memiliki rekor tak terkalahkan dalam 44 kali pertarungannya. Sementara Canelo adalah juara menengah junior WBC/WBA, dan dia juga telah mencatatkan rekor profesional 42 kali menang (30 KO) dan satu kali imbang.
Sementara itu, bekas petinju Oscar De La Hoya, menilai laga nanti akan menjadi pertarungan besar. Hal itu lantas membawa memorinya disaat menghadapi Felix Trinidad, pada 18 September 1999 silam.
“Canelo bersiap-siap mengambil tantangan terbesar. Hal ini mengingatkanku ketika bertinju dengan (Felix) Trinindad. Kami berdua tak terkalahkan dan baik Canelo maupun Mayweather juga tak terkalahkan,†ungkap De La Hoya.
Namun, mantan juara dunia itu bakal melewatkan pertarungan akbar tersebut. Pasalnya, Del La Hoya akhir pekan ini karena harus menjalani perawatan medis. Makanya dia sangat menyesal tak bisa menyaksikan pertarungan itu. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: