Martino Dedikasikan Gelar Untuk Vilanova

Barcelona Juara Piala Super Spanyol

Jumat, 30 Agustus 2013, 09:14 WIB
Martino Dedikasikan Gelar Untuk Vilanova
barcelona fc
rmol news logo Barcelona sukses merengkuh gelar juara Piala Super Spanyol 2013 setelah bermain imbang 0-0 di Camp Nou melawan Atletico Madrid dini hari WIB kemarin. Meski bermain tanpa gol, Barca tetap menjadi juara karena mampu mencetak gol ketika bertandang ke Vincente Calderon pada leg pertama.

Gelar Piala Super Spanyol kali ini, merupakan gelar ke-11 bagi Blaugrana di ajang tersebut. Sekaligus menjadi yang pertama bagi pelatih anyar mereka, Gerardo ‘Tata’ Martino, namun sang pelatih mempersembahkan trofi ini untuk mantan pelatih terdahulu, Tito Vilanova.

“Keberadaan saya sebagai pelatih di sini hanyalah karena faktor ketidakberuntungan yang menimpa Tito Vilanova (harus mengundurkan diri karena terapi kanker kelenjar parotis). Kemenangan ini harus disematkan pada Tito dan para pemain,” kata Martino, seperti yang dikutip Fox Sport.

Tak bisa dipungkiri, selain bisa menjadi pelatih Barca karena Tito harus mengundurkan diri terkait dengan sakit kanker getah bening yang dideritanya, Martino bisa mendampingi pasukannya di ajang ini karena peran besar Vilanova yang berhasil membawa Barcelona juara La Liga yang mempertemukannya dengan juara Copa del Rey tersebut.

Sayangnya pada pertandingan kemarin, kedua tim sama-sama bermain ngotot sehingga diwarnai dengan banyaknya pelanggaran. Bahkan wasit David Fernandez, terhitung mengeluarkan tujuh kartu kuning dan dua kartu merah untuk pemain Atletico, Filipe Luis Kasmirski dan Arda Turan.

Meskipun Barca lebih menguasai jalannya pertandingan, dengan catatan 74 banding 26 persen, namun tim Catalan hanya melakukan satu tendangan ke gawang dan tiga tendangan melebar. Hal ini berbanding terbalik dengan Atletico yang melakukan tiga tendangan on target dan empat tendangan melebar.

Seharusnya pada menit ke-89 Barca bisa menang tragis, setelah wasit menunjuk titik putih saat Pedro Rodrigues dijatuhkan Miranda di kotak terlarang. Sayangnya hadiah penalti yang diberikan wasit, gagal dieksekusi Lionel Messi karena masih menemui mistar gawang Thibaut Courtois.

Meski pemain asal Argentina itu gagal mencetak angka dari titik 12 pas, Martino tetap memujinya dan mengatakan duet Messi dan Neymar akan segera padu guna mempertajam lini depan Barca.

“Mereka (Messi dan Neymar) bermain bagus, meskipun memang benar mereka belum cukup padu. Namun saya yakin mereka segera menemukan kekompakan di lapangan,” ungkap Martino.

Namun bagi Martino, meski tidak ada satu gol yang tercipta, menjadi juara adalah yang terpenting. “Ketika kalian bermain untuk sebuah trofi, kemenangan adalah hal yang terpenting. Kalian akan dikenal sebagai juara, tidak peduli bagaimana kalian memenangkannya, walaupun nantinya kemenangan itu sedikit kurang megah,” tutup Martino. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA