Brawn meyakini Hamilton masih punya prospek yang lebih baik ketimbang di paruh pertama musim ini. Meski di catatan 10 seri pertama, hanya empat kali naik podium, bertengger di posisi empat klasemen F1.
“Ketika seorang pebalap sekaliber Lewis bergabung ke tim, terdapat ekspektasi yang amat besar. Tapi tiap pebalap butuh waktu untuk settle dan memahami perbedaan dengan tim sebelumnya,†kata Brawn, di situs iafrica, kemarin.
Boss Mercedes ini menekankan, kerja sama dengan Hamilton masih setengah jalan, karena belum mampu menilai batas kemampuan pilot jet darat asuhannya itu. “Kami belum tahu sampai di mana puncak performanya.â€
Bos tim berjuluk
Silver Bullet itu berharap modal kemenangan di Hungaroring lalu, masih lekat dan tetap dibawa ke paruh kedua musim ini. “Akan menjadi tantangan besar buat kami bisa mempertahankan momentum.â€
Saat di boyong ke tim Mercedes, Hamilton mendapatkan harapan besar dari tim barunya itu. Harapan tinggal harapan, performa Hamilton dianggap melempem tak seperti di tim terdahulunya, Mclaren.
Kali pertama Lewis Hamilton menginjakkan kaki di tim Mercedes, ekspektasi besar sudah lebih dulu menyambutnya. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: