Elang Super Diusik Bonus

Jelang Nigeria vs Tahiti

Senin, 17 Juni 2013, 09:09 WIB
Elang Super Diusik Bonus
Timnas Nigeria
rmol news logo Timnas Nigeria mengancam tidak akan mengkuti ajang Piala Konfederasi di Brazil, jika bonus mereka tidak dibayar secara utuh. Padahal, tim elang super ini dijadwalkan menghadapi Tahiti, dini hari nanti WIB.

Usai melakoni laga kualifikasi Piala Dunia kontra Namibia yang berakhir imbang 1-1 beberapa hari lalu, seharusnya para punggawa Nigeria langsung bertolak ke Brasil.

Namun John Obi Mikel dan kawan-kawan menolak berangkat sehingga timnya ketinggalan pesawat.

Kabar belum berangkatnya skuad Nigeria ke Brazil itu dibenarkan oleh jajaran petinggi Federasi Sepak Bola Nigeria (NFF). “Ofisialnya sudah berangkat pada penerbangan sebelumnya, tapi para pemain dan staf teknis masih berada di Namibia,” ujar Sekjen Barry Rukoro.

 Tindakan ini mereka dasari karena bonus yang dijanjikan NFF belum dibayarkan, hal itu serentak membuat para pemain merasa kesal. NFF seharusnya membayar bonus sebesar 10 ribu dollar AS (Rp 100 juta), akan tetapi jumlahnya dipotong dan mereka hanya menerima 5 ribu dollar AS (Rp 50 juta).

 NFF menerapkan pemotongan anggaran karena biaya untuk mengikuti Piala Afrika awal tahun ini membengkak, meski mereka berhasil keluar sebagai juara. Sebagai buntutnya rombongan staf yang seharusnya berjumlah 17 orang, terpaksa dikurangi menjadi sembilan agar tersedia anggaran untuk mengikuti Piala Konfederasi di Brazil.

Untungnya setelah Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke melakukan negosiasi dengan manajer tim, para pemain akhirnya bersedia berangkat ke Negeri Tango. “Saya berbicara dengan manajer tim (Nigeria) dan mereka mengatakan akan terbang ke Brazil dan memastikan tampil di Piala Konfederasi. Masalah mereka sudah terselesaikan,” ujar Valcke sebagaimana dikutip Reuters.

Selain Valcke, ternyata Menteri Olahraga Nigeria, Mallam Bolaji Abdullahi telah melakukan tindakan persuasif terhadap masalah itu dan Elang Super akhirnya bersedia terbang menuju Brazil Sabtu, waktu setempat.

“Kami sangat beruntung karena menteri melakukan intervensi terhadap masalah ini, yang berarti tim dapat terbang ke Brasil hari Sabtu dan tiba di Belo Horizonte sebelum pertandingan pertama melawan Tahiti dimulai,” kata sekretaris jenderal NFF Musa Amadu.

Kini setelah masalah bonus teratasi, tim asuhan Stephen Keshi akan berhadapan dengan juara Zona Oceania, Tahiti. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA