Penantian 11 Tahun Berakhir Di Prancis Terbuka, Serena Jadi Orang Paris

Senin, 10 Juni 2013, 08:58 WIB
Penantian 11 Tahun Berakhir Di Prancis Terbuka, Serena Jadi Orang Paris
Serena Williams
rmol news logo Serena Williams sukses menjadi juara turnamen tenis Prancis Terbuka 2013. Petenis berkulit gelap asal negara Paman Sam itu berhasil mengalahkan rival sejatinya Maria Sharapova dalam partai final di lapangan Philippe Chatrier, dini hari kemarin WIB.

SereNA menang  6-4, 6-4. Hasil ini mengakhiri penantian Serena di turnamen Prancis  selama 11 tahun. Meski penantiannya telah berakhir, namun Serena mengakui laga yang usai dilakoninya itu merupakan pertandingan yang sulit dilalui. Hingga berita ini diturunkan masih bermain tunggal putra antara Rafael Nadal dan David Ferrer.

“Laga itu sangat sulit. Terima kasih untuk semua suporter. Saya ingin kembali ke tempat ini dan menang lagi. Saya pikir, saya kini adalah orang Paris,” ujarnya di Reuters.

Sharapova pun dengan lapang dada mengucapkan selamat atas pencapaian rivalnya itu dan mengatakan telah siap untuk di kompetisi berikutnya, Turnamen Wimbledon. Atas kekalahannya itu Sharapova mengakui kehebatan Serena.

“Dia sudah bermain sangat baik di sepanjang tahun dan sepanjang turnamen ini. Selamat untuk Serena. Lapangan ini mempunyai begitu banyak kenangan manis. Tahun lalu sangat istimewa. Saya akan kembali tahun depan untuk mencoba kembali menjadi pemenang,” imbuh petenis asal Rusia itu.

Selain mengucapkan selamat kepada lawannya itu, dia juga mengomentari kekalahannya. Menurutnya, untuk merebut titel juara bukanlah hal yang mudah, pasalnya dia datang ke Prancis sebagai juara bertahan. Meski begitu, petenis cantik asal rusia yang pernah tertangkap berciuman di tempat umum ini, tetap bangga telah menunjukan permainan terbaiknya selama berlaga di Prancis Terbuka 2013.

Kekalahannya tidak membuat Sharapova duduk sedih berlama-lama. Dia bersiap menghadapi turnamen Wimbledon, akhir bulan ini yang dinilainya sebagai momen kebangkitan. “Saya menyukai semua turnamen yang akan datang. Terutama Wimbledon. Turnamen itu merupakan salah satu yang turnamen di mana saya berharap selalu tampil baik, ini momen kebangkitan,” ungkap petenis berusia 26 tahun itu.

Dalam laga itu, set pertama, Sharapova unggul 2-0 setelah mematahkan servis Serena di game kedua. Namun Serena melakukan dua break di game ketiga dan kelima untuk berbalik unggul 3-2. Sharapova sempat kembali mematahkan servis Serena untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Namun servis Sharapova kembali patah di game kesembilan dan Serena mampu merebut game ke-10 untuk memastikan kemenangan 6-4. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA