Heynckes yang kini berusia 68 tahun memang menargetkan dua trofi lagi, yaitu trofi Liga Champion yang akan diperebutkan malam nanti dan trofi DFB Pokal yang akan mempertemukan Bayern dan VFB Stuttgart di final 1 Juni, sebelum benar-benar mengoperkan tongkat kepelatihan pada calon suksesornya, Pep Guardiola.
"Saya yakin saya bisa tidur tenang. Liga Champions berbeda dengan bundesliga atau DFB Pokal, tapi ini tetaplah sepakbola, dengan sebelas pemain," ujarnya dalam konfrensi pers seperti yang dilansir
Skysport (Sabtu, 25/5).
"Kedua tim adalah tim Jerman, dan tim Jerman yang akan menang. Makanya saya tidak khawatir," tambahnya.
Heynckes sebelumnya pernah membawa Real Madrid memenangi trofi Liga Champions pada tahun 1998, namun selama menukangi Bayern Munchen, Jupp hanya mampu mengantar tim asal selatan Jerman itu ke final.
"Sabtu kemarin adalah pertandingan terakhir saya sebagai pelatih di Bundesliga melawan Borussia Monchengladbach. Dan dinihari nanti bisa jadi peluang terakhir saya memegang trofi Liga Champions," sambungnya.
Karena pengalamannya bersama Madrid itu, Jupp mengaku lebih santai menghadapi final dinihari nanti.
"Bagi saya, saya santai saja karena saya pernah maju ke final bersama Madrid. Buat Bayern Munich pertandingan ini sangat penting tapi bagi saya ya biasa saja," demikian Jupp.
[ian]
BERITA TERKAIT: