Mereka berhasil maju ke babak semifinal usai mengalahkan pasangan asal Hongkong, Lok Yan Poon/Ying Suet Tse, 18-21, 21-12, 21-16.
Di semifinal, Gebby/Tiara akan menghadapi unggulan kelima asal China Jin Ma/Jinhua Tang. Kemenangan Gebby/Tiara kali ini sekaligus membayar kekalahan mereka di Denmark Open Superseries Premier 2012 lalu. Kala itu Gebby/Tiara menyerah dua gim langsung dengan skor 12-21, 13-21.
“Kami salah menerapkan strategi di set pertama, mainnya bertahan terus, padahal serangan Poon/Tse cukup berbahaya.
Tapi kami tidak menyerah begitu saja karena ingin membalas kekalahan,†ungkap Tiara usai laga, dikutip situs resmi PBSI, kemarin.
Di set kedua, Gebby/Tiara kecolongan start hingga harus ketinggalan 1-5. Namun keduanya pantang menyerah, pasangan Indonesia ini terus mengejar ketertinggalan mereka.
Gebby/Tiara meraih delapan poin berturut- turut dan balik unggul 9-5. Bermain konsisten, di set kedua berhasil diamankan Gebby/Tiara dan memaksakan set ketiga.
Gebby/Tiara lagi-lagi menguasai irama permainan di set pamungkas. Poon/Tse tak dapat berbuat banyak dan cenderung hanya melayani permainan Gebby/Tiara. â€Salah satu kunci kemenangan kami adalah bisa bermain dengan lepas dan tanpa beban. Kami tidak terlalu menggebu-gebu harus menang, jadi bisa lebih tenang mainnya,†ujar Gebby.
Langkah sukses Geby/Tiara juga diikuti ganda campuran, Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati. Pasangan ini berhasil membungkam wakil Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.
Di laga ini, Fran/Shendy mendapatkan lawan tangguh, dan harus bermain tiga set untuk meraih kemenangan dengan 19-21, 21-15, 21-11.
Selanjutnya, di laga semifinal nanti, mereka akan menunggu pemenang laga antara Sung Hyun Ko/Ha Na Kim kontra Ee Yi Teo/Amelia Alicia Anscelly.
Di nomor tunggal putra, langkah dua tunggal putra muda Indonesia harus terhenti. Shesar Hiren Rhustavito dan Thomi Azizan Mahbub gagal menghadang lawan-lawannya. “Saya tidak bisa cepat beradaptasi dengan lawan, jadi saya ikut irama permainannya dia yang lambat. Padahal pemain China biasanya tipe mainnya cepat, Zhengming beda dari pemain China yang lain. Tentu saya tidak puas dengan hasil ini, masih jauh dari harapan saya†ujar Shesar.
Shesar menyerah dari Wang Zhengming asal China dengan skor 9-21, 17-21. Sementara Thomi takluk di tangan tunggal Malaysia, Chong Wei Feng, 17-21, 13-21.
“Lawan permainannya lebih matang dan dia bisa menjaga poin, sementara saya membuang poin terus dan banyak mati sendiri karena kehilangan konsentrasi. Penampilan saya juga belum stabil,†kata Thomi. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: