Sikap Vettel yang mengabaiÂkan
team order tetap di belakang Webber saat berlangsungnya baÂlaÂpan menuai kontroversi dan menÂjadi perbincangan hangat di kaÂlangan media. Kejadian itu diÂawali saat juara bertahan FormuÂla 1 itu menggeber mobil meski suÂdah mendapat instruksi untuk mengurangi kecepatan di saat baÂlapan tinggal menyisakan sepuÂluh putaran, dia pun berhasil menÂcuri kemenangan dari Webber.
Kemudian muncul sebuah pemÂberitaan yang menarik, bahÂwa sebenarnya Red Bull tidak pernah bersikap adil terhadap WebÂber, karena sebenarnya, peÂbalap asal Australia itu justru diÂminta mengurangi kecepatan moÂbil lebih dari Vettel.
Hal tersebut diungkap bos F1, Bernie Ecclestone, usai melakuÂkan pembicaraan dengan juru biÂcara Red Bull, Christian Horner.
“Saya sempat melakukan pemÂÂbicaraan dengan Horner. BerdaÂsarÂÂkan hasil pembicaraan, WebÂber sepertinya justru diberitahu untuk mengurangi tenaga mesin moÂbil, tapi tim justru tidak memÂberitahukan hal yang sama keÂpada Vettel,†kata Bernie EccleÂstone dikutip
Crash, kemarin.
Namun, pihak Red Bull langÂsung mencoba mengonfirmasi pernyataan Ecclestone. “Vettel memang mengurangi tenaga moÂbil, tapi tidak sebanyak Webber karena perbedaan strategi dan keÂhausan ban,†kelit Horner.
Meski demikian, Horner menÂjelaskan, suasana internal tim kini sudah kian mencair, seiring perÂmintaan maaf yang dilakukan Sebastian Vettel kepada seluruh anggota tim.
“Dia mengakui kaÂlau apa yang telah dilakukan itu salah, dan meminta maaf kepada tim. Dia menyadari kesatuan tim benar-benar penting.†[Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: