Anggota Komisi A DPRD DKI, Rudi Akbar Lubis kepada
Rakyat Merdeka Online, mengatakan, Pemprov DKI haruslah cermat dalam mengkaji kesiapan serta memperhitungkan secara jelas terhadap berbagai kendala yang ada. Selain itu diperlukan juga kesiapan matang dari pihak rumah sakit yang masuk program KJS.
"Sudah lama berpendapat, di mana pun itu perencanaan harus matang. Fraksi Golkar mendukung program kesejahteraan karena sejalan dengan tujuan kita, tapi jangan sampai gradak-gruduk seperti ini, harus apa perhitungan dan kalkulasi yang jelas," kata legislator dari Fraksi Golkar ini, Kamis (14/3).
Apalagi ia mendengar kabar bahwa KJS juga bisa dipergunakan warga dari luar Jakarta. "Ini harus diantisipasi agar tidak memakan APBD DKI Jakarta," ujarnya.
Rudi menambahkan, semestinya Gubernur Joko Widodo memiliki input mengenai kesiapan RS-nya dan perkiraan tenaga medis yang memadai. Dengan begitu, program KJS bisa terlaksana dengan baik.
[wid]
BACA JUGA: