Karena kekalahan itu, petenis peringkat 15 dunia itu mengalaÂmi frustrasi dan kecewa berat. Bahkan, Roddick sampai meÂlemÂÂÂpar raket di set kedua setelah beberapa kali melakukan kesaÂlaÂhan. Imbasnya, dia mendapat peÂringatan dan hukuman pemoÂtongan poin dari wasit lantaran melempar raket.
Roddick tidak terima dengan keputusan wasit, sehingga terjadi adu mulut. Tapi, akhirnya masaÂlah terÂsebut bisa diselesaikan.
Di set ketiga, Roddick yang maÂkin melemah setelah tenaga dan emosinya terkuras tak mamÂpu berbuat banyak. Praktis, konÂdisi itu dimanfaatkan KohlÂschÂreiÂber dengan manis dan menyuÂdaÂhi permainan 1-6.
“Kondisi ini membuat saya saÂngat frustrasi. Tapi, saya pasti meÂÂnerima apa yang saya lakuÂkan,†kata Roddick seusai bertanding.
“Saya benar-benar dalam siÂtuasi yang buruk, tapi saya pikir itu boÂdoh dalam tenis. Di sepakÂbola Amerika jika seseorang melempar helm saat berÂanding hasilnya pasti akan seÂperti pertempuran di WWF (guÂlat professional),†tamÂbahnya.
Pada kesempatan sama, peteÂnis veteran Argentina David NalÂbandian mengalahkan Kei NisÂhikori asal Jepang 6-4 dan 6-4 unÂtuk memastikan tempat di puÂtaran kedua. Selanjutnya, NalÂbandian ditantang petenis peÂringÂkat empat dunia Andy Murray.
Di tempat terpisah, petenis Swiss Roger Federer menyataÂkan akan merayu seniornya Martina HiÂngis untuk bermain di OlimÂpiade London 2012.
FedEx, juluÂkan Federer, yang kini sedang meÂngikuti turnamen Cincinnati akan membicarakannya dengan Hingis yang sudah pensiun dari beberapa turnamen.
“Namun, Hingis belum memÂbeÂrikan jawaban apakah masih berÂminat atau tidak. Kita lihat apakah dia akan bersedia, walauÂpun sudah pensiun, setidaknya dia memperÂtimbangkan keÂmungÂkinan terseÂbut,†kata FedeÂrer yang juga masih ragu akan berÂmain di tiga nomor di OlimÂpiade mendatang.
Sebelumnya, bekas juara duÂnia 1997 dan 1999 itu aktif berÂmain pada ajang ekshibisi pro-am sudah menyatakan tidak berÂminat tampil di London. “KehiÂdupan saya suÂdah cukup nyaman saat ini,†kata Hingis beberapa waktu lalu.
[rm]
BERITA TERKAIT: