“Tapi, kalau ada pemain asing yang mau membela Indonesia, siÂlakan. Selanjutnya, tinggal peÂlatih yang meÂnenÂtukan apakah dia layak atau tidak jadi pemain naÂsional,†kaÂta Djohar Arifin HuÂsin di SekreÂtariat PSSI, kemarin.
Menurutnya, program naturaÂlisasi sudah tidak ideal di tengah baÂnyak bibit-bibit pemain berÂkuaÂlitas yang dimiliki PSSI.
“Pemain sepakbola di IndoÂneÂsia ini jumlahnya ribuan, apalagi seÂkarang kompetisi mulai digiatÂkan kembali, saya optimistis di keÂmudian hari Indonesia tidak akan kekurangan pesepakbola,†tutur Djohar.
Sebelum lebaran, enam peÂmain akan resmi dinaturalisasi. Mereka adalah Joey Suk, SteÂfano Lilipali, Tony Cussel, SerÂgio van Dijk, serÂta dua pemain yang sudah lama merumput di Indonesia, Greg Nkwolo (Persija) dan Victor IgÂboÂnefo (Persipura).
Sebelumnya, pekan lalu, dua pemain muda, Ruben WuarnaÂbaran dan Diego Michels sudah mengucapkan sumpah untuk menjadi WNI. Saat ini keduanya ditunggu pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan di pemusaÂtan latihan di Batu, Malang.
Sementara itu, tiga pemain Persipura yang sebelumnya dipanggil masuk pelatnas U-23 belum bergabung karena mereka harus memperkuat Persipura melawan klub Arbil, Iraq. PerÂsipura beralasan, kalau pemain mereka diambil pemain “mutiara hitam†yang tersisa hanya 10 orang.
“Jadi, kami mohon peÂngerÂtiannya. Karena pemain kaÂmi juga dipanggil Timnas SeÂnior,†kata pelatih Persipura JackÂsen F Tiago.
[rm]
BERITA TERKAIT: