Petinju berdarah PaÂkistan itu menegaskan, dirinya bukanlah petinju yang gemar bertarung ‘kotor’.
Seperti diketahui, Khan berÂhasil mengkanvaskan Judah di ronde kelima setelah pukulan
upÂpercut-nya mengenai Judah. KuÂbu Judah, menilai Khan melaÂkukan pukulan
low blow. Judah menganggap Khan memukul di bagian bawah sabuk celananya sehingga mengenai alat vital.
Pukulan uppercut yang meÂngeÂnai perut bawah Judah memÂbuat Judah terkulai dan jatuh. WaÂsit menghitungnya sampai akÂhir dan Khan berhak atas saÂbuk IBF milik Judah.
Pihak Khan bersikeras itu puÂkulan bersih dan bukan low blow. “Saya tidak bertarung deÂngan cuÂrang!†seru Khan seperti diÂlansir
dailystar.co.uk.“Tidak mungkin itu pukulan
low blow. Saya bukan petarung macam itu. Saya memukulnya di sabuk pinggangnya dan wasit mengatakan tak ada masalah dengan itu,†ungakapnya.
Meski kesal atas keputusan wasit yang merugikannya, Judah tetap mengakui kehebatan Khan.
The Super, julukan Judah, meÂnyerahkan putusan kontroversial tersebut kepada publik yang meÂnilai.
“Nasi sudah menjadi bubur, saya takkan membuat-buat alaÂsan. Tapi, pukulan itu terlalu renÂdah dan semua orang melihat itu. Tapi saya akan biarkan semua orang di seluruh dunia memutusÂkan apa yang mereka lihat di taÂyaÂngan ulang,†katanya,
“Saat saya jatuh, wasit melaÂkukan hitungan, saya kira dia menghitung untuk pukulan low blow tersebut. Tapi saat saya menÂdengar dia menghitung, ‘semÂbilan, 10, sudah berakhir’, saya berkata ‘apa yang anda maksudkan sudah berakhir? Itu pukulan
low blow’,†tegasnya.
[rm]
BERITA TERKAIT: