Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Lorenzo Terus Pepet Stoner

MotoGP

Minggu, 24 Juli 2011, 05:51 WIB
Lorenzo Terus Pepet Stoner
Jorge Lorenzo
RMOL. Tekad Jorge Lorenzo untuk menggusur Casey Stoner selaku pim­pinan puncak klasemen musim ini tidak pernah surut.

Rider Yamaha asal Spanyol itu yakin bisa memberikan hasil ma­nis pada MotoGP Amerika Serikat hari ini (Minggu, 24/7).

Lorenzo menempati posisi kedua denan nilai 153 atau ter­paut 15 poin dari Stoner yang mu­sim ini membela Repsol Hon­da. Sedangkan di posisi ketiga dan keempat dipegang Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi masing-masing memiliki nilai 132 dan 98.

Bertarung di Sirkuit Laguna Seca, Lorenzo memiliki reputasi ciamik. Di musim lalu, dia suk­ses menempati podium pertama.

Buktinya, pada latihan kedua, Stoner berhasil mematahkan dominasi Stoner yang menjadi ter­cepat di latihan pertama. Lo­renzo mencatata waktu tercepat satu menit 22,056, disusul pe­balap Repsol Honda lainnya, Dani Pedrosa yang terpaut 0,141 detik. Sedangkan, Stoner dan An­drea Dovizioso masih masing di posisi tiga da empat. “Saya sangat bahagia bisa membalap lagi di Laguna, trek yang saya su­kai. Hari ini berjalan cukup baik dan motor terasa ok,” aku Lorenzo.

“Pada sesi latihan pertama, saya senang tapi kami masih butuh mengembangkan bebera­pa bagian agar kami lebih per­ca­ya diri. Awal yang tidak terlalu bu­ruk dan besok, kami akan ber­usa­ha untuk lebih cepat!” jan­ji­nya pebalap berusia 24 tahun itu.

Sementara itu, Stoner menga­ku, tidak terlalu mengk­ha­wa­tir­kan tekanan yang dilancarkan Lo­renzo. Menurutnya, semua pe­balap memberikan tekanan yang sama, karena itu dirinya ha­rus tampil sebaik mungkin untuk memperlebar poin di klasemen.

“Jorge jelas sangat sulit di­kalahkan, tapi begitu juga de­ngan Dani (Pedrosa) dan juga Marco (Simoncelli) dan Andrea (Dovizioso), mereka sedang tam­pil bagus. Yang terpenting, saya harus tampil sebaik mung­kin dan tidak merisaukan pem­balap lain,” katanya.

Sementara itu, pebalap tuan rumah Nicky Hayden tidak ber­harap banyak motor Ducati yang tungganginya bisa memberikan hasil maksimal. Pasalnya, motor baru pabrikan asal Italia itu tidak kunjung kompetitif.

“Laguna adalah trek yang saya sukai, tapi jelas sekali kalau jarak dengan pebalap di depan sangat besar. Saya tertinggal 27 detik di belakang di lintasan yang saya su­kai di Jerman dan padahal saya su­dah maksimal,” kata Hay­den.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA