Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Vinotinto Dibakar Chavez

Peru vs Venezuela

Sabtu, 23 Juli 2011, 03:26 WIB
Vinotinto Dibakar Chavez
Juan Arango
RMOL. Dua tim yang terpuruk di laga semifinal Copa America 2011 ber­kesempatan bertanding kem­bali untuk merebut juara ketiga kompetisi terpanas di Amerika Selatan ini.

Venezuela dan Peru akan kem­bali bertanding di Es­tadio Ciu­dad de La Plata, Buenos Aires, Argentina, besok dini hari WIB.

Venezuela yang tampil se­bagai tim kejutan yang tersing­kir atas Paraguay saat tos-tosan adu pe­nalti di semifinal Copa America. Meski begitu, La Vino­tinto ter­nyata tetap optimis dapat mem­berikan per­unggu untuk bang­sanya.

Venezuela lebih diunggulkan menang melawan Peru. Pasalnya, secara head to head La Vinotinto unggul dalam tiga per­temuan terakhir, tim asal ne­gara sosialis ini mampu menang dua kali pertandingan, dan sekali kalah atas Peru.

Tidak hanya itu, La Vinotinto merupakan tim yang tidak per­nah kalah di Copa America 2011 ini, terakhir mereka tunduk karena adu penalty melawan Pa­ra­­guay.

Pelatih Venezuela Cesar Farias dan seluruh skuad Vinotinto ten­tunya akan bermain bersema­ngat. Pasalnya, Presiden negara mereka Hugo Chavez, secara in­tensif memberikan dukungan me­lalui jejaring sosial twitter mi­liknya usai kalah atas Paraguay.

“Mereka merampok kemena­ngan kita, tetapi kalian tampil he­bat dan suatu kehormatan untuk kalian” dukung Hugo Chavez saat berobat di Kuba.

Berbeda dengan skuad Vene­zuela yang terbakar semangat, pelatih Peru Sergio Markarian nam­paknya akan sedikit kesu­litan meracik skuadnya lantaran sang kapten Juan Manuel Vargas dipastikan tidak dapat tampil karena terkena ganjaran kartu me­rah saat kontra melawan Uru­guay di semifinal.

Sergio Markarian terpaksa menggantikan Vargas dengan Adan Baldin yang berasal dari klub lokal Peru Universidad San Martin. Sebelumnya, Sergio Mar­­karian memang memiliki per­masalahan pada skuad yang diraciknya.

Pasalnya, sebelum turnamen ini dimulai, Claudio Pizzaro dan Farfan Jeferson mengidap cedera dan tidak dapat membela timnya. Pola bertahan 4-4-2 akan dite­rap­­kan sang pelatih untuk mengatasi Venezuela yang terkenal bermain tanpa rasa takut.    [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA