Kelima BUMN itu keÂmaÂrin meÂnandatangani nota keÂseÂpahaÂman yang nilainya ditakÂsir menÂcapai Rp 9 miliar di GolÂden BallÂroom Hotel Sultan.
Penandatanganan kerjasama tersebut dilaÂkuÂkan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin HuÂsin dengan para direktur dari keÂÂlima BUMN, yaitu Bank ManÂÂdiri, Bukit Asam, PertamiÂna, Semen Padang dan Telkom. SeÂmenÂtara kelima BUMN diÂwakili oleh Hari Karyuliarto (CorÂÂporate Secretary PT PertaÂmina), Pahala M Mansyur (DiÂrektur PT Bank Mandiri), SuÂtrisÂno (Dirut PT BuÂkit Asam), MuÂnadi Arifin (Dirut PT Semen PaÂdang), dan Edi KurÂnia (Head of Telecommunication PT TeleÂkomunikasi Indonesia).
Djohar berjanji akan transparÂan dalam penggunaan dana terÂseÂbut. “PSSI akan terbuka meÂngeÂlola dana ini agar kembali daÂpat dipercaya masyarakat. Kami akan mencari auditor yang terÂdaftar di FIFA. Ini agar secara otomatis FIFA juga mengakui. Karena kami ingin mengejar sponÂsor ‘under license FIFA’,†lanjut Djohar.
Pihak BUMN berharap dukuÂngan ini membantu Timnas daÂlam mempersiapkan diri untuk SEA Games nanti termasuk event lain di masa datang. SeÂmentara itu, Direktur Finance Strategy Bank Mandiri, Pahala M Mansur, berharap kemeriahan Piala AFF 2010 dapat terulang kembali di masa datang.
“Kita telah menyakÂsikan peÂnuh euforianya publik menyakÂsikan timnas main di Piala AFF, yang memperlihatkan bersatuÂnya bangÂsa Indonesia lewat seÂpakÂbola,†papar Pahala.
[rm]
BERITA TERKAIT: