Seruan itu diutarakan Dedi daÂlam rapat dengar pendapat deÂngan Panitia SEA Games (INAÂSOC) dan Kemenpora di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.
“Saya kira harus ada Keppres (Keputusan Presiden) yang bisa mengatur agar proses pencairan dananya bisa dilakukan tidak melalui prosedur normal, tidak haÂrus pakai tender. Saya khaÂwaÂtir nantinya dana itu baru bisa keÂluar pada Januari tahun depan,†kata anggota Fraksi PDIP.
Sementara itu, Ketua Harian INASOC Rahmat Gobel yang hadir dalam rapat tersebut meneÂgaskan, pihaknya memang memÂbutuhkan kejelasan soal angÂgaÂran tersebut.
“Selain masalah waktu pencaiÂran, kami juga membutuhkan keÂjelasan soal jumlah anggaran yang akhirnya dikeluarkan. DeÂngan begitu kami bisa mengkalÂkulasi kebutuhan dana dari sponÂsor,†ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada keÂsepakatan soal jumlah dana yang digeÂlontorkan dari anggaran peÂmerintah untuk penyelenggaraan pesta olahraga tingkat Asia TengÂgara itu.
Hal itu baru akan dibaÂhas secara internal oleh Komisi X DPR untuk dibawa dalam pemÂÂbahasan di Badan Anggaran DPR.
Dana yang disepakati untuk masuk dalam usulan APBN-P sebesar Rp 1,1 triliun atau berkuÂrang dari rencana sebelumnya, Rp 2,1 triliun. “Akan ada keputuÂsanÂnya dalam dua atau tiga hari lagi,†katanya.
Sementara itu, anggota KoÂmisi X DPR dari fraksi PDI PerÂjuaÂngan lainnya, Utut Adianto, meÂngaku optimistis usulan angÂgaran itu akan disetujui. MenuÂrutnya, jumlah tersebut tidak meÂlenceng teÂrlalu jauh dari nota APBN-P seÂbesar Rp 999,3 miliar.
Sampai saat ini, penyaluran anggaran SEA Games yang suÂdah masuk pada Kemenpora seÂnilai Rp 516 miliar baru menemÂbus angka 1,5 persen atau sebeÂsar Rp 7,9 miliar saja.
Pelaksana Harian Sekretaris Menpora Djoko Pekik mengaÂtaÂkan, masih banyak mekanisme yang harus dilakukan penerima anggaran, yaitu pengurus cabang olahraga.
“Seharusnya mereka membeÂriÂkan spesifikasi kebutuhan atau alat-alat yang harus dibeli. Ini yang belum dilakukan oleh baÂnyak PB (pengurus cabang olahÂraga),†ujarnya.
Sedangkan, untuk kegiatan pemÂbangunan lokasi pertanÂdiÂngan atau
venue di Palembang suÂdah dijanjikan akan rampung pada September mendatang. GuÂbernur Sumatera Selatan Alex NoerÂdin menyatakan, pihaknya sudah melakukan pembangunan tahap akhir untuk kompleks koÂlam renang di Jakabaring, PaÂlembang. “Kolam renang dalam satu bulan ke depan akan 80-85 persen,†katanya.
Di tempat terpisah, Inasoc akan menjemput bola untuk bisa memenuhi kekurangan relawan SEA Games. Caranya, mereka akan bekerjasama dengan sejumÂlah pihak seperti kampus dan sekolah-sekolah.
“Kita optimis bisa menutupi kekurangan saat ini, karena maÂsih punya waktu beberapa bulan untuk melakukan seleksi relaÂwan yang akan menjadi
Liaison Officer (
LO),
Volunteer dan Work Force SEA Games 2011 di PaÂlembang dan Jakarta,†kata Rahmat Gobel saat seleksi lomÂba
merchandising SEA Games Ke-26 di Jakarta.
Agar lebih memudahkan, seÂleksi bagi calon sukarelawan akan dilakukan langsung di kamÂpus-kampus tersebut. Selain itu juga dengan cara tes di satu temÂpat pada waktu yang akan ditenÂtukan kemudian.
[rm]
BERITA TERKAIT: