Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

DPR Desak Pencairan Dana SEA Games Dipercepat

Selasa, 19 Juli 2011, 05:58 WIB
DPR Desak Pencairan Dana SEA Games Dipercepat
SEA Games XXVI
RMOL. Anggota Komisi X DPR  De­di Gumelar meminta pencair­an anggaran untuk penyeleng­garaan SEA Games XXVI 11-22 November mendatang, bisa di­percepat. Pemerintah dalam hal ini Kemenpora harus bisa me­nemukan formulasi yang pas un­tuk pencairan dana yang dialo­kasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).

Seruan itu diutarakan Dedi da­lam rapat dengar pendapat de­ngan Panitia SEA Games (INA­SOC) dan Kemenpora di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin.

“Saya kira harus ada Keppres (Keputusan Presiden) yang bisa mengatur agar proses pencairan dananya bisa dilakukan tidak melalui prosedur normal, tidak ha­rus pakai tender. Saya kha­wa­tir nantinya dana itu baru bisa ke­luar pada Januari tahun depan,” kata anggota Fraksi PDIP.

Sementara itu, Ketua Harian INASOC Rahmat Gobel yang hadir dalam rapat tersebut mene­gaskan, pihaknya memang mem­butuhkan kejelasan soal ang­ga­ran tersebut.

“Selain masalah waktu pencai­ran, kami juga membutuhkan ke­jelasan soal jumlah anggaran yang akhirnya dikeluarkan. De­ngan begitu kami bisa mengkal­kulasi kebutuhan dana dari spon­sor,” ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada ke­sepakatan soal jumlah dana yang dige­lontorkan dari anggaran pe­merintah untuk penyelenggaraan pesta olahraga tingkat Asia Teng­gara itu.

Hal itu baru akan diba­has secara internal oleh Komisi X DPR untuk dibawa dalam pem­­bahasan di Badan Anggaran DPR.

Dana yang disepakati untuk masuk dalam usulan APBN-P sebesar Rp 1,1 triliun atau berku­rang dari rencana sebelumnya, Rp 2,1 triliun. “Akan ada keputu­san­nya dalam dua atau tiga hari lagi,” katanya.

Sementara itu, anggota Ko­misi X DPR dari fraksi PDI Per­jua­ngan lainnya, Utut Adianto, me­ngaku optimistis usulan ang­garan itu akan disetujui. Menu­rutnya, jumlah tersebut tidak me­lenceng te­rlalu jauh dari nota APBN-P se­besar Rp 999,3 miliar.

Sampai saat ini, penyaluran anggaran SEA Games yang su­dah masuk pada Kemenpora se­nilai Rp 516 miliar baru menem­bus angka 1,5 persen atau sebe­sar Rp 7,9 miliar saja.

Pelaksana Harian Sekretaris Menpora Djoko Pekik menga­ta­kan, masih banyak mekanisme yang harus dilakukan penerima anggaran, yaitu pengurus cabang olahraga.

“Seharusnya mereka membe­ri­kan spesifikasi kebutuhan atau alat-alat yang harus dibeli. Ini yang belum dilakukan oleh ba­nyak PB (pengurus cabang olah­raga),” ujarnya.

Sedangkan, untuk kegiatan pem­bangunan lokasi pertan­di­ngan atau venue di Palembang su­dah dijanjikan akan rampung pada September mendatang. Gu­bernur Sumatera Selatan Alex Noer­din menyatakan, pihaknya sudah melakukan pembangunan tahap akhir untuk kompleks ko­lam renang di Jakabaring, Pa­lembang. “Kolam renang dalam satu bulan ke depan akan 80-85 persen,” katanya.

Di tempat terpisah, Inasoc akan menjemput bola untuk bisa memenuhi kekurangan relawan SEA Games. Caranya, mereka akan bekerjasama dengan sejum­lah pihak seperti kampus dan sekolah-sekolah.

“Kita optimis bisa menutupi kekurangan saat ini, karena ma­sih punya waktu beberapa bulan untuk melakukan seleksi rela­wan yang akan menjadi Liaison Officer (LO), Volunteer dan Work Force SEA Games 2011 di Pa­lembang dan Jakarta,” kata Rahmat Gobel saat seleksi lom­ba merchandising SEA Games Ke-26 di Jakarta.

Agar lebih memudahkan, se­leksi bagi calon sukarelawan akan dilakukan langsung di kam­pus-kampus tersebut. Selain itu juga dengan cara tes di satu tem­pat pada waktu yang akan diten­tukan kemudian.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA