Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Vettel Berebut Simpati Di Kandang

Jelang GP Jerman

Selasa, 19 Juli 2011, 06:00 WIB
Vettel Berebut Simpati Di Kandang
Pebalap Red Bull Sebastian Vettel
RMOL. Pebalap Red Bull Sebastian Vettel sudah tidak sabar ingin melahap Sirkuit Nurburgring di GP Jerman, pekan depan (Minggu, 24/7). Baby Schumi, julukannya,  mendapat motivasi eksrta karena tampil di kandang sendiri.

Pebalap asal Jerman itu me­nyatakan, tidak ada yang lebih membuatnya bahagia diban­ding­kan memenangkan seri di kan­dang sendiri.

“Salah satu tar­get pebalap F1 di manapun, tentu ingin meme­nangkan lomba di ‘ru­mah sen­diri’,” ujar Vettel se­perti dikutip Planet-f1.

“Di setiap seri anda mungkin akan selalu tampil 100 persen, tapi saat lomba di kandang anda pasti akan lebih termotivasi, ha­nya ka­rena anda merasa di ru­mah,” kata juara dunia F1 2010 itu.

Sikuit Nurburgring hari Ming­gu besok, tentunya menjadi ajang rebutan simpati bagi pe­balap asal Jerman. Selain Vettel,  pebalap tuan rumah lainnya yang akan berlaga yaitu dua pebalap Mercedes, Nico Ros­berg dan Mi­chael Schu­ma­cher. Kedua­nya, sangat atusias menyabut ba­lapan tersebut.

Rasa percaya diri juga dide­ngungkan pebalap Ferrari, Felipe Massa. Pebalap asal Brazil itu ju­ga memiliki optimisme tinggi bah­wa ‘Kuda Jingkrak’ bisa ber­saing dengan Red Bull.

Percaya diri Massa memuncak setelah meraih hasil positif di Sir­kuit Silverstone, dengan me­nem­patkan tandemnya Fernando Alon­so di podium pertama. Prak­tis hasil itu mendobrak dominasi Red Bull di musim ini.

“Dalam beberapa lomba terak­hir kecepatan mobil kami lebih baik pada kualifikasi. Sedangkan di Silverstone, Ferrari tampil cukup cepat pada dua sesi terse­but,” ujar Massa.

“Saya yakin pening­katan ini cukup bagus buat menghadapi paruh kedua,” tegasnya.

Meski meraih kemenangan, Alonso masih tertinggal 92 poin da­ri Vettel. Tapi, Mas­sa sangat yakin peluang untuk me­raih gelar juara masih terbu­ka.

Tentu, Massa berkaca pada pengalamannya dan seniornya Kimi Raikkonen pada musim 2007 yang berhasil membalik­kan keadaan untuk menjadi juara F1.

“Pengalaman saya pada mu­sim 2008 dan Kimi, satu musim sebelumnya menunjukkan bah­wa semuanya masih bisa terjadi. Tapi, tahun ini agak sulit, karena Vettel harus buat banyak kesala­h­an,” pungkasnya.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA