Kemenangan yang diraih di Plaza de Toros Cancun, Meksiko itu membuat Marquez berhak atas gelar kelas ringan WBA dan WBO. Sedang Ramos harus meniti ulang karier tinjunya yang kini mencatat rekor 24 kemenaÂngan, 18 diantaranya dengan KO dan empat kali kalah.
Meski Ramos menekan lebih dulu, Marquez rupanya bermain lebih tenang. Namun saat menÂdapat kesempatan, petinju yang sudah dua kali melawan PacÂquiao itu langsung menghuÂjamÂkan
hook keras ke wajah Ramos. Pukulan mematikan itu memÂbuat Ramos jatuh dan sempat tak sadarkan diri. Tragisnya pertaruÂngan baru memasuki ronde perÂtama saat waktu menunjukan saÂtu menit 47 detik.
Kemenangan KO Marquez ini juga sekaligus membuktikan RaÂmos bukanlah lawan yang sepaÂdan untuk petinju berjuluÂkan ‘DiÂnamita’ itu. Kekalahan itu juÂga sebagai kenyataan Ramos beÂlum pantas melingkarkan sabuk WBA dan WBO di pinggangnya.
“Aku memberikan pukulan yang cukup keras padanya dan ia tidak sanggup menerimanya. Kadang tinju memang seperti itu, anda bisa menang dan kalah dengan mudahnya,†kata MarÂquez di
Boxingscene.com.
“Saya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk melawan Pacquiao dan saya ingin dia meÂlakukan itu juga. Kami akan memÂÂberikan kesenangan untuk para fans termasuk calon lawan Pacquiao, Floyd Mayweather yang terlalu bertahan dengan egoÂnya,†lanjut Marquez.
Seperti diketahui, pertarungan kontra Ramos ini memang di lakukan sebagai persiapan sebeÂlum naik ring melawan Pacquiao 11 Desember mendatang. Ramos dipilih karena memiliki gaya berÂtarung mirip Pacquiao dengÂan pukulan kidal yang mematikan.
Pertarungan dengan Pacquiao, Desember mendatang, akan menÂÂjadi yang ketiga bagi MarÂquez. Sebelumnya pada 2004, bermain imbang melaÂwan juara dunia keÂlas Welter WBO dan WBC terÂseÂbut. SedangÂÂkan pada 2008, MarÂquez kalah angka dari PacÂquiao.
[rm]
BERITA TERKAIT: