“Sebelum musim dimulai, saÂya piker Ben bisa juara di musim pertamanya dengan tim pabriÂkan. Sekarang kami hampir perÂcaya itu masih mungkin tapi tiga besar klasemen akhir sepertinya lebih realistis,†sebut Luca.
Pencapaian gemilang Spies di Assen dan Mugello musim ini menjawab harapan para pengÂgeÂmarnya yang memang yakin idoÂlanya itu dapat menaklukkan MoÂtoGP. Bahkan secara tersirat LuÂca mengatakan sebetulnya Spies bisa langsung menggebrak di muÂsim pertamanya di MotoÂGP jika masuk tim pabrikan YaÂmaÂha. Namun karena masih ada VaÂlenÂÂtino Rossi, Spies harus mÂeÂnungÂgu satu musim.
“Sebetulnya tanpa aturan yang tidak memungkinkan rookie bergabung dengan tim pabrikan, bisa terjadi kejutan di line up. Saya yakin dan tahu Yamaha akan melakukan segalanya untuk mempertahankan Ben. Dia adaÂlah pembalap Yamaha pertama yang menjuarai World Superbike (WSBK) dan di musim debutnya pula,†tukas Luca.
Pria asal Italia itu menyamaÂkan bakat Spies dengan Kevin SchÂwantz. “Dia memiliki bakat KeÂvin Schwantz, favorit saya juga. Sebelum mengenal Ben seÂbaÂÂgai individu, saya jatuh cinta deÂngan gaya membalapnya. SaÂya sangat menyukai caranya menghadapi setiap tikungan dan karakter yang ditunjukkannya di trek. Semakin mengenalnya, saya makin meÂnyuÂÂkainya,†aku Luca.
Sementara itu pebalap Repsol Honda Casey Stoner rupanya maÂÂsih khawatir dengan radiasi nuklir yang menghantui Jepang beberapa waktu lalu, akibatnya juara dunia MotoGP 2007 itu meÂmilih absen balapan di Sirkuit Motegi 2 Oktober mendatang.
Seperti diketahui, balap MotoÂGP seri Jepang seharusnya digeÂlar 24 April lalu. Tetapi jadwal harus diubah dan dialihkan ke 2 Oktober, menyusul bencana gemÂpa bumi dan tsunami yang meÂlanÂda Jepang pada awal tahun ini.
Saat bencana gempa, terjadi kebocoran sebuah stasiun tenaga nuklir di Fukushima, sekitar 110 mil dari Sirkuit Motegi, yang meÂrupakan markas dari tim HonÂda. Meski otoritas MotoGP suÂdah meÂnegaskan bahwa arena itu aman dari radiasi, Stoner tetap ogah baÂlapan di negeri ‘Matahari Terbit’ itu.
“Saya tidak akan pergi ke JeÂpang,†kata Stoner di Autosport.
“Saya sudah mengambil keÂpuÂtusan ini cukup lama, saya sudah bebar-benar memikirkannya dan saya tidak akan pergi ke Jepang,†tambahnya.
[rm]
BERITA TERKAIT: