Pebalap asal Brazil itu mengaÂku performa Ferrari semakin hari semakin meningkat. Buktinya, moÂbilnya Ferrari sukses meÂnakÂlukkan pesaing utamanya Red Bull dan McLaren di GP Inggris.
Massa juga meyakini, kemeÂnangÂan di Silverstone akhir peÂkan lalu akan jadi suntikan moÂtivasi berharga bagi Ferrari meÂnyongsong seri berikutnya, NuerÂburgring pada 24 Juli menÂdatang.
“Dalam beberapa lomba terakhir ini kecepatan kami lebih baik dari yang ditampilkan pada kualifikasi, sementara di SilvÂerÂstone kecepatan kami sama heÂbatÂnya di dua sesi tersebut,†ungÂkap Massa dilansir
Autosport.
“Pada sesi kualifikasi, saya sempat finis di urutan ketiga pada Kualifikasi pertama dan menunjukkan mobil kami sangat komÂpetitif. Saya yakin perkemÂbangan ini akan bertahan dan kami akan bangkit pada putaran kedua musim ini,†lanjutnya.
Meski Red Bull kini unggul cukup jauh, Massa yakin segaÂlaÂnya masih dapat terjadi dan tak ada yang tak mungkin. “Awal muÂsim ini kami mengalami masa sulit, tapi segalanya masih dapat terjadi,†pungkasnya.
Di tempat terpisah, pebalap McLaren, Jenson Button meÂngaku timnya sudah kehilangan momentum untuk bangkit. FakÂtanya, McLaren tidak impresif pada balapan di GP Inggris.
“Mungkin kami sedikit keÂhilangan momentum yang sudah kami bangun di balapan-balapan sebelumnya,†ujar Button.
Pernyataan Button itu diamini Team Principal McLaren, Martin Whitmarsh. “Kami kehilangan keÂsempatan naik podium di SilÂverÂÂstone, dan balapan itu mengÂingatkan bahwa kami harus selalu membuat mobil lebih kompeÂtitif,†kata WhitÂmarsh.
Whitmarsh juga meÂnyaÂyangkan tidak ada kepastian dari otoritas balap F1 (FIA) terkait penggunaan teknologi gas buang di Sirkuit Silverstone dua pekan lalu.
Seperti diketahui, FIA sebeÂlumÂnya melarang penggunaan
blown-diffuser di GP Inggris, naÂmun selang beberapa jam jelang balapan, FIA merubah keÂpuÂtusÂannya untuk menghapus larangÂan penggunaan teknologi gas buang yang ternyata berÂpeÂngaÂruh besar untuk meÂningÂkatkan aspek aerodinamis mobil.
“Terdapat tingkat ketidakÂpasÂÂÂtian dalam beberapa pekan terÂakhir, dengan pembatasan baru meÂngenai keputusan mengenai off-throttle (melepas gas) exÂhaust-blowing. Seharusnya tim punya satu suara untuk perÂmaÂsalahan ini,†tambah WhitÂmarsh.
[rm]
BERITA TERKAIT: