Seperti diketahui, pebalap RepÂsol Honda itu baru kembali ke lintasan seÂtelah menjalani pemulihan akiÂbat cedera tulang selangka kaÂnan. Rupanya, peÂbalap yang akÂrab disapa Pedrito itu masih sakit hati kepada SiÂmoncelli yang meÂnabraknya di SirÂkuit Le Mans, Prancis bebeÂrapa waktu silam.
Kendati Simoncelli sudah meÂnyesali perbuatannya itu, PeÂdrito seperti belum mau meÂmaafÂÂkan sang rival. Terbukti, daÂlam sebuah tayangan video terÂliÂhat Pedrito tak mau menyalami SuÂÂper Sic, sapaan akrab Simoncelli.
Sebelumnya, kedua pebalap semÂpat adu argumen pada saat jumÂpa pers menjelang digelarÂnya balapan MotoGP Italia. BahÂkan, keduanya harus rebutan micÂÂÂrophone.
Menanggapi kejadian tersebut, dua pebalap yang melihat kejaÂdian tersebut yaitu Casey Stoner dan Ben Spies mengaku bisa meÂmahami tindakan Pedrosa.
“Saya pikir alasan Dani (PedÂrosa) menolak jabat tangan kareÂna Marco (Simoncelli) enggan mengÂaku dia bersalah. Saya pikir jika Marco mengaku dia bersaÂlah, maka Dani akan menerima jabat tangan itu. Tapi Marco meÂngatakan dia tak bersalah, jadi saya mengerti reaksi Dani,†ujar StoÂner seperti dilansir MotorcyÂcleÂÂnews.com.
Sementara Ben Spies menyaÂtakan pertikaian tersebut lebih diÂÂsebabkan Simoncelli yang memÂbalap tanpa menggunakan hati dan dia menggeber motor deÂngÂan sengit.
“Saya rasa Simoncelli sadar sudah membuat kesalahan dan mendapatkan kritikan pedas atas insiden itu. Jadi, saya mengerti keÂnapa Pedrosa sangat kesal. Saya tidak berada di sisi siapaÂpun, tapi saya mengerti kenapa sejumlah orang sangat kesal atas insiden itu,†kata pebalap YamaÂha itu. [rm]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: