Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Tenis Wimbledon 2011

Nadal Ogah Jumawa

FedEx Tidak Ambil Pusing Desakan Untuk Uber Gelar Ke-17

Selasa, 28 Juni 2011, 03:16 WIB
Nadal Ogah Jumawa
Rafael Nadal
RMOL.Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal menilai, Federer dan Djokovic sebagai lawan terberat di turnamen grand slam Wimbeldon 2011. Petenis asal Spanyol itu ingin tetap fokus untuk mempertahankan gelar juaranya di musim ini.

“Selalu menjadi tantangan besar untuk bermain melawan pe­main-pemain hebat. Roger Fe­derer dan Novak Djokovic te­tap menjadi lawan terberat,” kata Nadal.

Namun, sebelum melangkah ke babak berikutnya, Nadal akan menghadapi ujian berat yaitu menghadapi petenis Ar­gentina, Juan Martin Del Porto di babak ke­empat. Saat berita ini diturun­kan, keduanya se­dang bertarung.

Selain Nadal, beberapa petenis top tunggal putra lainnya yang lolos ke babak 16 besar yaitu An­dy Murray, Roger Federer, dan Novak Djokovic.

Di Wimbledon kali ini, Nadal bertekad kembali mengalahkan musuh bebuyutannya Roger Fe­d­erer. “Sudah jelas pertandi­ngan melawan Federer selalu memili­ki intensitas tinggi. Saat saya men­­dapat final melawan dia, sa­ya merasa sesuatu yang istime­wa dan membayangkan orang-orang juga merasakan hal yang sama,” kata Nadal.

“Saya selalu menyukai Fede­rer, bagi saya dia adalah petenis ksatria,” kata Nadal.

Seperti diketahui diturnamen grand slam, rekor pertemuan Na­dal-Federer diraih 17-8. Nadal terakhir kali kalah dari FedEx pada final Wimbledon 2007. Se­dangkan, menang terakhir kali di Prancis Terbuka bulan lalu.

Sementara itu, maestro tenis Roger Federer rupanya tidak ter­lalu memusingkan desakan pen­dukungnya agar bisa meraih grand slam ke-17 musim ini. Be­kas petenis nomor satu asal Swiss itu belum kembali menambahkan koleksi trofi grand slam-nya yang saat ini sudah berjumlah 16 buah.

“Saya tidak terlalu mencemas­kannya. Seperti kalian lihat, aku tidak melewati hari-hariku deng­an berfikir  ‘Ya Tuhan, sudah la­ma aku belum memenangkan Grand slam lagi,” ujar Federer yang menghadapi‘petenis Rusia, Mikhail Youzhny malam tadi.

“Saya merasa belum terlalu lama. Memang kemenangan itu tidak datang secara terus mene­rus. Yang pasti aku, masih lapar gelar,” lanjut petenis yang sudah mengantongi enam gelar Wim­ble­­don tersebut. [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA