Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Dicoret Timnas, Ballack Ngambek

Minggu, 19 Juni 2011, 03:29 WIB
Dicoret Timnas, Ballack Ngambek
Michael Ballack
RMOL.Bekas kapten timnas Jerman Michael Ballack rupanya masih kecewa atas perlakuan pelatih timnas Joachim Loew yang memaksa mempensiunkan dini dirinya. Ballack membalasnya dengan menolak berpartisipasi di laga persahabatan.

Seperti diketahui sebelumnya, Loew menyatakan, Ballack tidak lagi menjadi bagian dari skuad masa depan Der Panzer. Alasan utamanya, karena tim Jerman telah di­sesaki beberapa pemain talenta muda. Makanya, Loew me­mutuskan untuk memastikan nasib Ballack agar dia tidak terlalu berharap.

Kendati demikian, Loew tetap memberi kesempatan bagi Ballack untuk sekali lagi membela Jerman. Dalam laga per­sahabatan kontra Brazil pada 10 Agustus mendatang, untuk terakhir kalinya bagi Ballack membela timnas.

Keputusan itu membuat gelandang berusia 34 tahun ter­sebut geram dan terkejut. Sebagai bentuk kekecewaan, Ballack menegaskan tidak akan berpartisipasi dalam laga per­pisahan. Menurutnya, tawaran tampil dalam laga ter­sebut hanyalah sebuah lelucon.

“Memanggil pemain untuk tampil di pertandingan persahabatan yang sudah dipersiapkan sejak lama sebagai partai perpisahan adalah sebuah sandiwara. Saya tahu ber­utang budi kepada fans untuk pertandingan ini, tapi aku tak bisa menerima panggilan itu,” tegas bekas pemain Chelsea itu.

“Saat sedang berlibur, saya membaca pengumuman bahwa pelatih timnas tak menginginkanku lagi. Dia mem­perlihatkan bagaimana memperlakukanku sejak meng­ala­mi cedera,” tambahnya.

Ballack selama ini sudah membela Die Manschaaft dalam 98 pertandingan dan telah membukukan 42 gol. Pa­da Piala Dunia 2010, Ballack tak bisa memperkuat Jerman karena mengalami cedera panjang.

Kini cedera Ballack sudah sembuh, tapi sayang Loew tak menggunakan jasanya lagi. Loew lebih memilih be­reks­perimen dengan menurunkan pemain muda minim pengalaman ketimbang kembali memasukkan Ballack ke timnas.

Karena itu, Ballack merasa Loew bersikap munafik dengan mengatakan bahwa perannya di timnas masih terbuka. Undangannya tampil melawan Brasil dia anggap sebagai basa-basi, sekaligus memberi hanya untuk memberi kesempatan terakhir buatnya tampil dengan timnas. Artinya, ini sebagai pertandingan perpisahannya dengan timnas. “Jika mereka mengatakan bahwa aku diperlakukan sama seperti dulu dan kesempatanku membela timnas masih terbuka, itu pernyataan munafik,” kecam mantan pemain Bayern Muenchen. [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA