Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Duo Ganda Indonesia TEBAS Tembok China

Singapura Terbuka Super Series

Minggu, 19 Juni 2011, 02:56 WIB
Duo Ganda Indonesia TEBAS Tembok China
Tantowi Ahmad-Liliyana Natsi
RMOL.Indonesia berpeluang membawa dua gelar juara setelah menempatkan dua wakilnya di babak final turnamen bulutangkis Singapura Terbuka Super Series 2011. Ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir dan ganda putra Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan diharapkan membawa pulang gelar.

Tiket final Tantowi/Liliyana diraih setelah melampiaskan den­dam yang sempurna atas gan­da campuran terbaik China, Zhang Nan/Zhao Yunlei 23-21, 21-16. Sebelumnya, pasangan Pe­latnas Cipayung itu kalah dua kali berturut-turut di Hongkong Terbuka 2010 dan Korea Ter­buka 2011.

Atas kemenangan tersebut, Tan­towi/Liliyana yang me­nem­pati unggulan keempat semakin men­dekati gelar ketiganya di mu­sim 2011, setelah sukses me­nya­bet gelar India Terbuka Su­per­s­eries dan Malaysia Terbuka Grand Prix Gold bulan lalu.

Di partai final hari ini (Ming­gu, 19/6), Tantowi/Liliyana akan ditantang pasangan Taiwan, Chen Hung Ling/Cheng Wen Hsing yang menumbangkan pa­sangan Inggris, Nathan Ro­bertson/Jenny Wallwork dengan skor 21-12, 21-15.

“Mereka (Zhang/Zhao, red) ber­main bagus, saya terakhir ber­te­mu di Korea kalah tiga game, kini kami mampu melewatinya dengan sempurna,” kata Liliyana yang absen di Piala Sudirman ka­rena cedera siku tangan ka­nan­nya.

Menghadapi pasangan Chen/Cheng di partai final, Tantowi/Liliyana lebih diunggulkan. Dari tiga pertemuan, pasangan Tai­wan itu belum pernah menga­lah­kan pasangan peringkat lima ter­se­but. Ketiganya diraih Tantowi/Liliyana di Macau Terbuka 2010, Taiwan Terbuka 2010 dan Hong­kong Terbuka 2010.     

Satu tiket final juga ditorehkan pasangan ganda putra, Alvent/Hendra. Pasangan veteran itu harus peras keringkat sebelum menyingkirkan pasangan China, Biao Chai/Zendong Guo 21-19, 24-26 dan 21-14.

Sejak set pertama, Chai/Guo su­dah memberikan perlawanan sengit sehingga pasangan Indo­ne­sia hanya mampu menang ti­pis 21-19. Di set kedua, serangan yang diberikan unggulan ketujuh itu semakin membuat Alvent/Hen­dra kedodoran dan akhirnya menyerah 24-26.

Beruntung di set pamungkas, perlawanan Chai/Guo mulai me­nurun dan langsung diman­faat­kan Alvent/Hendra yang akhir­nya sukses mengantongi ke­me­nangan 21-14 setelah laga ber­jalan satu jam 11 menit.

Di final, Alvent/Hendra akan menghadapi rintangan berat ya­itu melawan unggulan keem­pat dari China, Cai Yun/Fu Haifeng yang berhasil mengalahkan ung­gulan kedua dari Korea Selatan, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae 21-16, 23-21. Duel tersebut, nan­tinya akan menjadi pertandingan per­tama bagi kedua pasangan. [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA