Bahkan, petenis yang meÂngoÂleksi tujuh gelar Wimbledon itu rela rekornya dikalahkan FedEx, julukan Federer. Saat ini, SamÂpras merupakan petenis dengan gelar Wimbledon terbanyak yaÂitu tujuh kali dan bertahan seÂlama satu dekade. Sementara, Federer baru membukukan enam gelar Wimbledon.
Jika petenis asal Swedia itu sukses mengantongi kemeÂnangÂan musim ini, otomatis rekor Sampras akan disamai Federer. SamÂpras menaruh hati kepada FedÂEx untuk tampil lebih perÂcaya diri setelah dikalahkan di final Prancis Terbuka oleh Nadal.
“Ketika Wimbledon datang, Anda harus menaruh Roger (FeÂderer) sebagai unggulan pertama di lapangan rumput. Dia bermain bagus di final Prancis Terbuka dan kalah dari salah satu pemain terbaik di lapangan tanah liat (Nadal),†ujar Sampras dilansir ESPN.
Meski Nadal tampil sebagai juara bertahan Wimbledon, Sampras menilai petenis nomor satu dunia itu sedikit kesulitan jika bermain di lapangan rumput. “Jika Anda melihat permainan Nadal di Wimbledon, dia terlihat sedikit rapuh. Tapi, dia layaknya mesin angka. Tahun berlalu dan dia mulai mendapatkan hasil bagus,†papar peraih 14 gelar Grand Slam tersebut.
Sementara itu di babak perÂtama Wimbledon yang digelar hari Senin (20/6) mendatang, NaÂdal akan mengawali laga meÂlawan petenis Amerika Serikat, Michael Russell. Sedangkan, Federer ditantang Mikhail Kukushkin dari Kazakhstan.
Unggulan kedua asal Serbia, Novak Djokovic, akan melawan JeÂremy Chardy (Prancis). UngÂgulan keempat, Andy Murray, akan melawan Daniel Gimeno-Traver (Spanyol). Nadal berÂpeÂluang menghadapi Federer di fiÂnal, karena keduanya tidak berÂada dalam satu grup. [rm]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: