“Saya benar-benar menikmati lintasan-lintasan di seri berikutÂnya tapi segala hal bisa terjadi, saya bisa saja membuat kesalahÂan,†ujar Stoner di
Autosport.
Dari enam seri, Stoner sukses naik podium pertama empat kali. Salah satunya, mencatat kemeÂnaÂÂngan tiga kali berturut-turut yaitu Le Mans (Prancis), CataluÂnya (Spanyol) dan Silverstone (Inggris).
“Jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi. Setiap balapan adalah sesuatu yang baru buat saÂya karena kemenangan di balaÂpan sebelumnya tak ada pengaÂruhnya dengan itu (balapan di Assen),†kata pebalap berusia 25 tahun itu.
Di Sirkuit Assen, kans Stoner meraih kemenangan keempat berturut-turut memang terbuka lebar. Soalnya, di sirkuit sepanÂjang 4.542 meter itu merupakan salah satu lintasan favoritnya.
Sementara itu, rival terberatÂnya Jorge Lorenzo siap bangkit dari keterpurukan di Sirkuit AsÂsen pekan depan. Dia juga meÂngaku sirkuit tersebut sebagai sirkuit favoritnya.
“Akhir pekan ini, kita akan tiba di Assen, ini adalah sirkuit faÂvorit saya, di mana saya juara taÂhun lalu dan merupakan kamÂpung halaman manajer saya, Wilco Zeelenberg,†ujar Lorenzo.
“Balapan akan terasa sangat spesial bagi Yamaha, yang saat ini merayakan 50 tahun dedikaÂsinya di dunia balap. Saya akan mengÂgunakan warna merah klaÂsik dan putih, yang saya harap bisa menÂdatangkan keberuntuÂngÂan,†kata rider asal Spanyol itu.
Di klasemen sementara pebaÂlap, Stoner berhasil menyalip Lorenzo di posisi puncak. Stoner meraih total poin 116 atau ungÂgul 18 poin dari Lorenzo. SeÂdangÂkan posisi ketiga dan empat diraih pebalap Honda, Andrea Dovizioso dan VaÂlentino Rossi (Ducati) yang maÂsing-masing 83 dan 68.
[rm]
BERITA TERKAIT: