Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Oh, Tragisnya Taufik

Singapura Terbuka Super Series

Jumat, 17 Juni 2011, 03:11 WIB
Oh, Tragisnya Taufik
Taufik Hidayat
RMOL. Pebulutangkis terbaik Indonesia Taufik Hidayat gagal menampilkan permainan terbaiknya setelah tersingkir di babak kedua turnamen bulu­tangkis Singapura Terbuka Super Series 2011.

Taufik yang menempati ung­gulan pertama kalah secara tragis dari pebulutangkis non unggulan asal China, Zhengming Wang de­ngan skor 16-21, 22-20, 13-21.

Di set pertama, bekas pemain Pe­latnas Cipayung itu menam­pil­kan permainan jauh dari sem­purna. Akibatnya, poin Taufik terting­gal  jauh dan Wang me­nye­lesaikan pertandingan de­ng­an skor 16-21.

Di set kedua, Taufik kembali harus peras keringat agar bisa me­­nang. Persaingan sengit ter­jadi sejak servis pertama, di ma­na Wang sempat menyamakan poin di 7-7, 18-18, sebelum ak­hirya Taufik menang tipis 22-20.

Sayang, di set penentuan, pe­megang medali emas Olimpiade Athena 2004 itu kembali kedo­doran. Tanpa susah payah, Wang berhasil mengamankan tiket per­empatfinal setelah menyudahi permainan dengan skor 21-13.

Dengan tersingkirnya Taufik, di sektor tunggal putra, Indone­sia tinggal menyisakan Simon Santoso yang menghadapi pe­main Jepang, Sho Sasaki. Saat berita ini diturunkan, keduanya sedang bertanding.

Sementara itu, pasangan Ton­towi Ahmad/Liliyana ‘Butet’ Nat­sir menjadi wakil ‘Merah Pu­tih’ satu-satunya di sektor ganda campuran yang melaju ke per­empatfinal.’Tontowi/Liliyana me­nang atas pasangan China, Xu Chen/Ma Jin 21-14, 21-10.

Selanjutnya, Tontowi/Liliyana akan ditantang pasangan Korea Selatan Lee Yong Dee/Ha Jung Eu yang menyingkirkan pasang­an Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba 21-12, 21-13.

Sayang, jejak seniornya tidak di­ikuti pasangan muda Muham­mad Rijal/Debby Susanto. Rijal/Debby harus angkat koper sete­lah dikandaskan unggulan perta­ma dari China, Zhang Nan/Zhao Yunlei, 14-21, 18-21.

Di ganda putri, Indonesia me­nempatkan dua wakilnya di ba­bak perempatfinal yaitu pasang­an Vita Marissa/Nadya Melati dan Meiliana Jauhari/Greysia Polii.

Vita/Nadya menang atas pa­sangan Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty 21-12, 21-17. Se­dangkan Meiliana/Greysia me­numbangkan pasangan Jerman, Sandra Marinello/Birgit Michels 21-15, 21-16.

Selanjutnya, Vita/Nadya akan menghadapi pemenang antara pasangan Jepang Shizuka Mat­suo/Mami Naito atau pasangan Singapura Chen Jiayuan/Xing Aiying. Sedangkan Meiliana/Grey­sia ditunggu dua pasangan Korea Selatan.

Di tunggal putri, wakil Indo­nesia satu-satunya Aprilla Yus­wan­dari kandas di babak kedua setelah disingkirkan unggulan ketiga asal China, Wang Xin 21-18, 11-21, 14-21.

Di tempat terpisah, pebulu­tang­kis China, Lin Dan mengaku tidak akan mengikuti jejak pe­bu­lutangkis Malaysia, Lee Chong Wei yang akan pensiun setelah Olimpiade 2012. Dia akan terus bermain selama tidak ‘dibuang’ negaranya. “Sepanjang timnas tidak me­nendangku keluar, saya akan te­rus bermain,” ujar Lin Dan, se­perti yang dikutip China Daily, kemarin.

Seperti diketahui, Chong Wei, yang gagal menjuarai Olimpiade atau Kejuaraan Dunia, berenca­na pensiun setelah Olimpiade 2012. Jika demikian,  Lin Dan nyaris tak punya lawan sepadan karena hanya Chong Wei yang bisa membuat Lin Dan kesulitan di setiap pertandingan.

Lin Dan, yang mendapat julu­kan “Super Dan” dari fans dan media lokal, kini sedang ber­usa­ha menambah gelar di turnamen Singapura Terbuka Superseries. Dia menjadi satu-satunya pebulu tangkis yang berhasil menyabet predikat “super grand slam”. Pa­salnya, dia pernah menjadi jua­ra di Olimpiade, Kejuaraan Du­nia, Piala Thomas, Piala Su­dir­man, All England, Asian Ga­mes, dan Kejuaraan Asia.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA