Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Clijsters Kena Lampu Kuning

Jelang Grand Slam Wimbledon

Kamis, 16 Juni 2011, 05:29 WIB
Clijsters Kena Lampu Kuning
Kim Clijsters
RMOL. Persiapan bekas petenis nomor satu dunia Kim Clijsters menghadapi turnamen Grand Slam Wimbledon mulai berantakan. Juara AS dan Australia Terbuka itu kembali dibekap cedera.

Petenis asal Belgia itu meng­alami cedera pergelangan kaki saat mengalami kekalahan me­ngejutkan atas petenis kualifikasi Romina Oprandi 6-7, 3-6 di pu­taran kedua turnamen WTA di Rosmales.

Cedera tersebut menjadi pu­ku­lan berat bagi Clijsters. Pasal­nya, petenis berusia 27 tahun itu se­dang bersiap menuju Wimble­don yag digelar 20 Juni mendatang.

Seperti diketahui, Clijsters me­­ngalami musim buruk sejak memenangi Australia Terbuka, saat dia dibekap cedera bahu, kemudian pergelangan kaki yang membatasi persiapannya menuju Prancis Terbuka. Akibatnya, di turnamen tersebut dia tersingkir pada putaran kedua, kalah oleh petenis peringkat ke-114 dunia, Arantxa Rus.

Clijsters mengaku, akan men­jalani pemeriksaan pada perge­langan kaki kanannya, yang se­benarnya cedera dalam kecela­ka­an ketika menari dalam perni­kahaan sepupunya awal tahun ini.

“Saya akan mengalami peme­rik­saan lebih lama lagi malam ini atau besok pagi. Kemudian saya baru bisa memberi jawaban spe­sifik mengenai situasi pergela­ngan kaki saya,” kata Clijsters.

Di ajang Wimbledon, Clijsters belum pernah merasakan gelar juara, penampilan terbaiknya ada­lah dua kali menjadi semifinalis.

“Ini membuat frustrasi karena sesuatu seperti ini harus terjadi pada pergelangan kaki saya, dan ini seperti menempatkan saya kembali ke beberapa pekan lalu. Tetapi itu lah yang harus dihada­pi atlet kadang-kadang,” ujarnya.

Sementara itu, nasib sial juga dialami bekas petenis peringkat satu dunia, Lleyton Hewitt. Pe­tenis Australia itu mundur dari tur­namen Eastbourne Interna­tio­nal karena cedera kaki.

Saat itu, Hewitt tertinggal 3-6, 0-3 dari petenis Belgia, Olivier Rochus di putaran pertama tur­na­men tersebut. Sebelumnya, be­kas juara Wimbledon itu me­ngalami cedera akibat terpeleset di turnamen Halle Terbuka di Jerman pekan lalu.

“Saya terpeleset pekan lalu pa­da akhir set pertama (saat kalah pada perempat final) melawan (petenis Jerman Philipp) Kohl­schreiber dan menggangu kaki yang pernah dioperasi,” kata Hewitt.

Di tempat terpisah, petenis Ing­gris Andy Murray bakal tam­pil ngotot untuk bisa meraih ge­lar grand slam pertamanya di Wim­bledon. Apalagi, petenis tuan rumah itu akan mendapat du­kungan penuh dari para pen­du­kungnya.

Petenis berusia 24 tahun itu menjadi tumpuan tuan rumah untuk bisa memenangi Wimble­don. Soalnya, belum ada satu pe­tenis putra Inggris Raya pun yang mampu jadi jawara di Wimbledon (Open Era) sejak digelar 1936.

Sementara untuk nomor putri, dua petenis Inggris Raya Ann Haydon Jones dan Virginia Wade yang pernah menjuarai Wim­bledon di Open Era, meski sudah lama sekali yaitu pada tahun 1977 lalu.

“Aku akan pergi ke Wim­bledon dengan perasaan kalau aku akan menang,” ujar petenis yang yang baru saja menjuarai turnamen AEGON setelah me­num­bangkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga di final.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA