Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Momen Unjuk Gigi Pebulutangkis Lokal

Bulutangkis

Kamis, 16 Juni 2011, 06:17 WIB
Momen Unjuk Gigi Pebulutangkis Lokal
RMOL. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Djoko San­toso berharap para pebulu­tangkis Indonesia bisa memberikan yang terbaik pada turnamen bulutang­kis Djarum Indonesia Open 2011 Premier Superseries di Istora Se­nayan, 21-29 Juni mendatang.

“Kesempatan bertanding di ajang bergengsi seperti ini dan berhadapan dengan pemain kelas dunia menjadi ujian bagi para pebulutangkis kita mening­katkan prestasi dan menem­pat­kan diri di kancah persaingan bu­lutangkis dunia,” kata Djoko di Jakarta, kemarin.

Di even tersebut, Indonesia bakal menurunkan 71 pebulu­tang­kis terdiri 37 atlet putra dan 38 atlet putri. Kata Djoko, turna­men ini menjadi ajang bagi para pebulutangkis tuan rumah unjuk gigi.

Untuk pertama kalinya ini In­do­nesia menggelar kompetisi Pre­mierseries yang merupakan kenaikan kelas dari kategori Super Series biasa. Di even ter­se­­but akan dihadiri beberapa pe­bulutangkis terkenal dunia se­perti Lin Dan dari Cina atau pe­ringkat satu dunia Lee Chong Wei asal Malaysia.

Selain itu, Djoko menyatakan, turnamen tersebut juga menjadi ajang persiapan para pebulutang­kis Indonesia untuk Olimpiade Lon­don 2012 mendatang. Kare­na itulah akan hadir nama-nama langganan seperti Taufik Hida­yat, Sony Dwi Kuncoro, dan Si­mon Santoso, serta pasangan gan­­­da Markis Kido/Hendra Se­tia­­wan mau pun Tontowi Ah­mad/Liliyana Natsir.

Mengenai target yang di­usung tuan rumah, Djoko me­ngaku ma­sih sulit menentukan target. Na­mun, dirinya berharap Indonesia bisa meraih gelar di tiga nomor.

“Saya sebelum ini sudah bi­cara dengan pengurus dan pela­tih. Mereka mengaku sulit me­nen­tukan target. Kita masih ka­lah kelas. Tapi saya berharap pa­da Taufik di nomor tunggal pu­tra, duet Kido/Hendra di ganda putra, dan Natsir/Tontowi di no­mor ganda campuran untuk mem­­bawa Indonesia memena­ngi gelar,” ujarnya.

Di Singapura Terbuka, Indo­ne­sia hanya menyisakan Aprilla Yuswandari di sektor tunggal putri setelah tiga wakil Tanah Air angkat koper.

Aprilla menang atas pemain Jepang, Eriko Hirose 21-18, 21-19. Sedangkan, ketiga rekannya Adri­yanti Firdasari, Lindaweni Fanetri dan Maria Febe gagal menghalau rivalnya masing-masing.

Firda kalah oleh unggulan ke­dua China, Wang Yihan 17-21, 17-21, sedangkan Lindaweni tak­luk 18-21, 16-21 dari unggu­lan kedelapan asal Jerman, Julia­ne Schenk. Nasib kurang bagus juga dialami Maria Febe yang tak­luk dari pemain Jepang Sayaka Sato 12-21, 21-18, 16-21.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA