Tuntutan Roach tidaklah berÂlebihan, karena, di dua pertaruÂngan terakhir, Pacman kurang meÂnunjukkan naluri ‘pembuÂnuh’. Dua pertarungan tersebut yaÂitu saat menghadapi Antonio MarÂgarito dan Shane Mosley yang hanya menang angka. “Saya sudah tidak sabar meÂnunggu pertarungan itu. Untuk Manny, ini saatnya dia memÂbungkam kritik dan menunÂjukÂkan kepada mereka bahwa tidak ada keluhan ‘perampokan’ seÂperti dua pertarungan sebelumÂnya,†kata Roach dilansir
BoxingÂScene.Duel Pacman-Marquez meruÂpaÂkan pertarungan jilid ketiga yang akan digelar 12 November mendatang. Pertarungan pertama pada 2004, Pacman berhasil menÂjatuhkan Marquez tiga kali pada ronde pertama sebelum keÂduanya bertarung imbang. SeÂmenÂtara pada pertemuan kedua pada 2008, Pacquiao menang angÂka atas Marquez.
Meski demikian, Roach meniÂlai Marquez merupakan petinju yang cerdas. Tidak heran, pelatih asal Amerika Serikat itu meÂminta Pacman untuk menampilÂkan permainan terbaiknya dengÂan menang KO. “Manny juga sudah menunÂjukkan kemajuan sejak pertaruÂngan terakhir. Dia, kini menjadi petinju yang lebih komplet. UnÂtuk pertarungan nanÂti, Manny mungkin akan terÂlalu kuat untuk Marquez,†tandasnya.
“Saya meminta Manny untuk memberikan tekanan kepada lawan dan membuat lawan tak biÂsÂa mengendalikan pertarungÂan, jadi tidak perlu ada keraguan lagi,†tegas Roach.
[rm]
BERITA TERKAIT: