Indonesia memiliki dua pemain tunggal puÂtra di turnaÂmen tersebut, setelah pemain seÂnior Taufik Hidayat mundur. MeÂreka adalah Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka.
“Melawan Simon ataupun DiÂonyÂsius Hayom sama saja. MeÂreka hanya beda tipis dengan saÂya,†kata Chong Wei di sela-sela latihan di Qingdao Sport Center Gymnasium, kemarin.
Menurut pebulutangkis yang sejak 2008 menempati peringkat satu dunia tersebut, dia akan berusaha memberikan yang terÂbaik untuk negaranya.
Ketika ditanya upayanya memÂbawa Malaysia maju ke baÂbak semifinal Piala Sudirman, dia hanya menjawab santai. “Saya hanya akan berÂusaÂha tampil sebaik mungkin untuk membela negara saya.â€
Sementara itu, pelatih MalayÂsia, Rexy Mainaki mengatakan, kunÂci permainan atau kemenaÂngan kedua tim ada pada nomor ganda campuran.
“Siapa yang lebih siap dan tamÂpil bagus maka dialah yang akan menjadi pemenang,†kata bekas pebulutangkis nasional yang berpasangan dengan Ricky Subagja itu.
Menurutnya, untuk tunggal puÂtra peluang Lee Chong Wei 70:30, sedangkan untuk ganÂda putra pasangan Koo Kean Keat/Tan Boon Hoeng saat berÂtemu ganda Indonesia peluangÂnya 55:45.
Sedangkan di sektor ganda putra melawan pasangan Bona Septano/Muhammad Ahsan atau pasangan Alvent Yulianto/HenÂdra Aprida Gunawan tidak masaÂlah.
“Tentunya, ini berbeda, jika melawan pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan yang sudah meÂmiliki nama,†katanya.
Peluang Indonesia, jelas Rexy, lebih terbuka di nomor tunggal dan ganda putri. Tapi, kata Rexy, partai menentukan ada di nomor ganda campuran.
“Peluang kedua tim saat berÂtemu pada laga penyisihan grup masih fifty-fifty,†kata peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 itu.
Sebelumnya, di laga perÂdana, Indonesia berhasil mengÂalahkan Rusia 4-1. Satu-satunya keÂkalahan InÂdonesia didapat pasangan ganda campuran, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah yang tampil di partai pertama dan kalah dari ViÂtalij Durkin/Nina Vislova dua set langsung, 22-24 dan 19-21.
Sedangkan empat kemenangÂan diraih tunggal putra Simon SanÂtoso, ganda putra Bona SepÂtano/Muhammad Ahsan, tunggal putri Ardiyanti Firdasari dan ganÂda putri Meliana Jauhari/GreyÂsia Polii.
“Kemenangan ini penting kaÂrena akan menjadi modal mengÂhadapi MaÂlaysia hari Rabu,†kata MaÂnajer Tim Indonesia, Hadi Nasri.
Dia mengakui, pada pertandiÂngan pertama para pemain InÂdonesia beÂlum bisa tampil lepas dan terlihat hati-hati.
“Anak-anak terlihat ragu-ragu ditambah lagi kondisi angin yang bertiup di dalam geÂdung yang cukup kencang,†kataÂnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: