Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

PIALA SUDIMAN

Malaysia Waspadai tim ‘Merah Putih’

Selasa, 24 Mei 2011, 03:54 WIB
Malaysia Waspadai tim ‘Merah Putih’
ilustrasi, PIALA SUDIMAN
RMOL. Pebulutangkis nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei ogah meremehkan Indonesia di babak penyisihan Grup B Piala Sudirman di Qingdao, China, Rabu (25/5) besok.

Indonesia memiliki dua pemain tunggal pu­tra di turna­men tersebut, setelah pemain se­nior Taufik Hidayat mundur. Me­reka adalah Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka.  

“Melawan Simon ataupun Di­ony­sius Hayom sama saja. Me­reka hanya beda tipis dengan sa­ya,” kata Chong Wei di sela-sela latihan di Qingdao Sport Center Gymnasium, kemarin.

Menurut pebulutangkis yang sejak 2008 menempati peringkat satu dunia tersebut, dia akan berusaha memberikan yang ter­baik untuk negaranya.

Ketika ditanya upayanya mem­bawa Malaysia maju ke ba­bak semifinal Piala Sudirman, dia hanya menjawab santai. “Saya hanya akan ber­usa­ha tampil sebaik mungkin untuk membela negara saya.”

Sementara itu, pelatih Malay­sia, Rexy Mainaki mengatakan, kun­ci permainan atau kemena­ngan kedua tim ada pada nomor ganda campuran.

“Siapa yang lebih siap dan tam­pil bagus maka dialah yang akan menjadi pemenang,” kata bekas pebulutangkis nasional yang berpasangan dengan Ricky Subagja itu.

Menurutnya, untuk tunggal pu­tra peluang Lee Chong Wei   70:30, sedangkan untuk gan­da putra pasangan Koo Kean Keat/Tan Boon Hoeng saat ber­temu ganda Indonesia peluang­nya 55:45.

Sedangkan di sektor ganda putra melawan pasangan Bona Septano/Muhammad Ahsan atau pasangan Alvent Yulianto/Hen­dra Aprida Gunawan tidak masa­lah.

“Tentunya, ini berbeda, jika melawan pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan yang sudah me­miliki nama,” katanya.

Peluang Indonesia, jelas Rexy, lebih terbuka di nomor tunggal dan ganda putri. Tapi, kata Rexy, partai menentukan ada di nomor ganda campuran.

“Peluang kedua tim saat ber­temu pada laga penyisihan grup masih fifty-fifty,” kata peraih medali emas Olimpiade Atlanta 1996 itu.

Sebelumnya, di laga per­dana, Indonesia berhasil meng­alahkan Rusia 4-1. Satu-satunya ke­kalahan In­donesia didapat pasangan ganda campuran, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah yang tampil di partai pertama dan kalah dari Vi­talij Durkin/Nina Vislova dua set langsung, 22-24 dan 19-21.

Sedangkan empat kemenang­an diraih tunggal putra Simon San­toso, ganda putra Bona Sep­tano/Muhammad Ahsan, tunggal putri Ardiyanti Firdasari dan gan­da putri Meliana Jauhari/Grey­sia Polii.

“Kemenangan ini penting ka­rena akan menjadi modal meng­hadapi Ma­laysia hari Rabu,” kata Ma­najer Tim Indonesia, Hadi Nasri.

Dia mengakui, pada pertandi­ngan pertama para pemain In­donesia be­lum bisa tampil lepas dan terlihat hati-hati.

“Anak-anak terlihat ragu-ragu ditambah lagi kondisi angin yang bertiup di dalam ge­dung yang cukup kencang,” kata­nya.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA