Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Final Liga Europa

Raungan Naga Biru

Jumat, 20 Mei 2011, 02:02 WIB
Raungan Naga Biru
pemain FC porto mengangkat trofi Liga Europa
RMOL.Lewat sundulan berbuah gol di menit-menit terakhir babak pertama, striker FC Porto Radamel Falcao mengantarkan klubnya menjadi juara Liga Europa. Os Dragoes berhasil menekuk  Sporting Braga 1-0 di Aviva Stadium, Dublin, Irlandia kemarin, dini hari WIB.

Gol tunggal yang dipersem­bah­kan Falcao membawa Porto me­raih gelar treble musim ini. Sebelumnya Porto juga telah men­juarai Piala Super Portugal dan Liga Portugal.

Dua wakil Portugal belum per­nah bertemu di turnamen antar­klub Eropa, apalagi hingga men­capai babak final.

Laga final ini bisa merupakan momen penting mengingat ja­rangnya laga final kompetisi Ero­pa yang dilakoni dua klub da­ri liga yang sama.

Tampil sebagai favorit tak men­jamin Porto bisa leluasa me­nguasai pertandingan. Braga yang tampil sebagai kuda hitam mampu memberikan perla­wanan sengit terhadap Naga Biru. Ken­dati demikian, lambat laun per­mainan didominasi Porto. Sa­yang­nya, penyelesaian yang ter­lalu terburu�"buru mem­buat Fal­cao Cs gagal mencetak gol.

Di menit ke-30, situasi sedikit memanas saat pelanggaran keras Silvio kepada Hulk sempat mem­buat fans Porto marah. Na­mun pelanggaran tersebut tidak membuat Silvio mendapatkan kartu kuning dari Wasit asal Spa­nyol, Carlos Velasco Carballo. Setelah itu, Porto terus berusaha menekan dari berbagai penjuru dengan memanfaatkan kesem­pa­tan. Gol kemenangan akhirnya di­dapat di menit 44, saat tandu­kan Falcao yang memanfaatkan umpan silang Guarin tak mampu ditahan Artur.

Di awal babak kedua, pelatih Braga, Domingos Paciencia, mem­buat perubahan dengan memasukkan Marcio Mossoro dan Claudiano Bezerra da Silva. Mossoro sempat membuat ketar-ketir Porto saat one to one de­ngan kiper Helton, untungnya tendangannya masih mengenai kaki sang kiper.

Dua peluang menggandakan keunggulan dilewatkan Porto di menit�"menit terakhir pertan­ding­an. Di menit 71, umpan Hulk ke­pada Alvaro Pereira ba­kal ber­buah gol jika saja ditun­taskan se­cara sempurna.

Di me­nit ke-85, kesempatan emas di­ga­galkan Fernando Bel­lus­chi yang tenda­ngannya masih mele­bar. Keung­gulan 1-0 Porto tidak berubah dan ‘The Dragon’ ber­hak mendapat­kan gelar sang juara.

“Saya hanya sedikit kecewa ka­rena kedua tim dan final seha­rusnya bisa lebih baik lagi. Kami masing-masing sesungguhnya menyadari hal itu. Tapi memang tidak ada yang baru dari final ter­sebut,” kata Villa-Boas yang me­rasa laga final ini tak terlalu me­muaskan. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA