Kesempatan Milan unÂtuk meraÂih
double winner setelah sebeÂlumÂnya berhasil menjuarai gelar Liga Italia sebenarnya maÂsih terbuka setelah di leg pertama mereka bermain imbang 2–2. SaÂyangnya Rossoneri gagal meÂmanÂfaatkan kesempatan di kanÂdang Palermo untuk memenangÂi pertandingan.
Palermo yang bertindak sebaÂgai tuan rumah memang tampil lebih mendominasi dari Milan yang mencadangkan striker meÂreka Zlatan Ibrahimovic. Tak bisa membuat gol di babak pertaÂma, Javier Pastore Cs tampil lebih agresif di babak keÂdua dan menghasilkan gol di meÂnit 63 lewat Giulio Migliaccio.
Tujuh menit kemudian, Cesare Bovo menggandakan keunggulÂan lewat titik penalti setelah diÂjatuhkan Mark Van Bommel di koÂtak terlarang. Van Bommel senÂdiri dikenai kartu merah akiÂbat aksi kerasnya itu. Sayangnya, Bovo juga menyusul Van BomÂmel keluar dari lapangan setelah melanggar Alexandre Pato deÂngan keras beberapa menit seteÂlah gol nya itu.
Situasi itu membuat Milan tamÂpil lebih agresif untuk meÂngeÂjar ketertinggalan. Namun PaÂÂlermo tak mau melepas keungÂgulan dan membangun tembok pertahanan yang kokoh. Gol Milan akhirnya tercipta jelang berakhirnya perÂtandingan lewat Ibrahimovic yang sebelumnya masuk mengÂgantikan Clarence Seedorf.
Gol Ibra itu merupakan satu–satunya dari Milan, sehingga meÂÂreka kalah secara agregat 4–3 dan tersingkir dari Coppa Italia. NaÂmun Allegri menolak kecewa dan tak mau menyalahkan anak–anak asuhnya.
“Kami memang gagal memakÂsimalkan kesempatan yang diÂmiliki. Palermo memainkan laga mereka dengan luar biasa dan saya tak bisa mengkritik pemain untuk hal apa pun, Kami suÂdah berbuat semaksimal mungÂÂkin di situasi ini,†ujar Allegri diÂlansir dari
Goal.com. [RM]
BERITA TERKAIT: