Dari segi performa juara dunia MotoGP tujuh kali itu mengaku puas atas kinerja tunggangannya. Namun, pebalap asal Italia itu tiÂdak bisa menutupi kekeceÂwaanÂnya lantaran disalip pebalap RepÂsol Honda, Andrea DovizioÂso di detik-detik terakhir.
Seperti diketahui, Rossi yang meÂmulai start di posisi kesemÂbilan berhasil menyodok hingga posisi keempat di depan Dovi, sapaan Dovizioso. Lantaran poÂwer GP11 yang ditunggangi Rossi masih kalah dibanding RC212V yang dikendalikan Dovi, Rossi tidak sanggup meleÂbarkan jarak dari pebalap yang sama-sama dari Italia itu.
Puncaknya, Dovi berhasil meÂngejar Rossi di lap terakhir, akiÂbatnya Rossi harus puas di posisi kelima dan Dovi keempat.
“Terlepas dari Dovizioso, baÂlaÂpan hari ini berjalan cukup baik. Dovi jelas membalap deÂngan saÂngat baik dan meÂneÂrapÂkan straÂteÂgi dengan sempurna,†puji RosÂsi kepada kompatriotnya tersebut.
“Saya pikir, dia sedikit memÂpermainkan saya. Dia tahu, dia bisa dengan mudah melewati saya di trek lurus. Sepanjang baÂlapan, dia tidak bisa melewati, karena saya cukup tangguh saat pengereman. Jadi, dia membuat saya bekerja keras selama 28 lap, sebelum melakukan percobaan dan melewati saya,†katanya.
Akibat insiden tersebut, Rossi mengaku, campur aduk meÂnyiÂkapi performanya. Di satu sisi, dia puas dengan performa konÂsisten yang ditampilkannya seÂpanÂjang balapan. Tapi, di sisi lain dia kecewa gagal meraih posisi keempat yang menjadi prestasi terbaiknya bersama Ducati sejauh ini.
“Terlepas dari insiden itu, saya sangat senang karena kami menÂjalani balapan tanpa kendala. Saya berhasil naik beberapa poÂsisi, dan tampil cukup konsisten, juga dengan catatan waktu per lapnya,†ujar pemilik nomor start 46 tersebut.
Kejadian itu bukan pertama kalinya buat Rossi. Pada tahun 2006, Rossi pernah mengalami hal sama yaitu dilewati Toni Elias di trek lurus sebelum garis fiÂnis. “Garis finis tidak membÂeÂriÂku baÂnyak keberuntungan,†ujar Rossi.
Atas hasil tersebut, Rossi maÂsih tercecer di peringkat empat klasemen sementara dengan koÂleksi 31 poin atau terpaut 34 angÂka dari Jorge Lorenzo. Di posisi kedua, dipegang Dani Pedrosa yang berhasil naik podium pertama di Estoril dengan nilai 61, disusul pebalap Honda Casey Stoner 41 poin.
Sementara itu, pebalap Honda Gresini, Marco Simoncelli harus mengalami nasib sial di Estoril. Dia mengalami crash di lap perÂtaÂma dan tidak melanjutkan balapan.
Padahal Simoncelli merasa yakin dirinya bisa naik podium setelah memulai balapan dari posisi dua. Atas kegagalannya tersebut dia pun meminta maaf kepada tim.
“Saya meminta maaf atas keÂgaÂgalan ini karena kali ini kami punya kesempatan untuk naik podium, bahkan menang,†ujarÂnya di situs resmi MotoGP.
“Mungkin saya melakukan sedikit kesalahan. Namun, saya pikir ini adalah kesalahan pada ban yang dingin di sisi kiri, kaÂrena di akhir Turn 1 kami cenÂderung mengarahkan motor ke kiri untuk berakselerasi. Di saÂnalah pertama kalinya saya keÂhilangan bagian belakang,†paÂparnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: