Kemenangan LA Lakers atas San Antonio Spurs terÂcoreng gara-gara ulah sang binÂtang, Kobe Bryant. Peraih lima cincin NBA itu didenda 100 ribu dolar (Rp 865 juta) oleh otoritas NBA lantaran menghina wasit.
Seperti dikutip ESPN, Bryant dianggap melakukan technical foul di kuarter ketiga. Lalu, dia menuju tempat duduknya sambil melemÂpar handuk. Karena tidak bisa meÂngenÂdalikan emosinya, peÂmaÂin berÂusia 32 tahun itu kecewa kepada wasit Bennie Adams sambil berÂteriak ‘faggot’ (homo).
Insiden tersebut terekam kaÂmera televisi yang menayangkan pertandingan. NBA pun turun tangan dan menjatuhkan sanksi senilai 100 ribu dolar AS (setara Rp 865 juta) karena tinÂdakan Bryant dianggap menyeÂrang dan tidak bisa dimaafkan.
“Komentar Kobe Bryant saat pertandingan itu sangat menyeÂrang dan itu tidak bisa diterima,†kata komisioner NBA, David Stern seperti ditulis Yahoosport.
“Saya memang menyadari sepenuhnya basket adalah perÂmainan yang penuh emosional, tapi itu tidak bisa ditoleransi. Dan saya memberinya denda USD 100 ribu,†tambahnya.
Seharusnya seÂmua pemain, lanjut David, mengetahui aturan NBA: jika berkomentar yang menghina, itu tidak diterima dan tidak diperbolehkan dalam pertandingan.
Akibat ulahnya, Bryant juga mendapat kecaman dari sejumÂlah aktivis hak asasi manusia yang membela hak-hak kelomÂpok gay dan lesbian di Amerika Serikat. Mereka mendesak peÂmain bernomor punggung 24 itu meminta maaf.
Sementara itu, Bryant mengÂaku dirinya tidak bermaksud mengÂhina siapa pun, termasuk wasit. “Apa yang saya ucapkan tadi malam jangan diterjemahÂkan secara mentah. Aksi saya itu merupakan rasa frustrasi. Kata itu tidak mengekspresikan peraÂsaan saya terhadap komunitas gay dan lesbian,†kilah Bryant.
Meski demikian, Branyt tetap mengakui kesalahannya dan meÂminta para pemain tidak mengiÂkuti jeÂjakÂnya. “Komentar yang saya buat memang sebuah kesalaÂhan, yang penting saya mengakuiÂnya. Tapi itu jangan kalian ikuti “ teÂgas peraih MVP 2008 itu.
[RM]
BERITA TERKAIT: