Namun, promotor tinju GolÂden Boy Promotions, Oscar De La Hoya mengatakan, posisi ungÂÂgulan tidaklah menentukan kemenangan.
Pada perebutan gelar WBA yang lowong itu, Maidana lebih diÂunggulkan karena perÂmainÂannya dinilai luar biasa. Saat meÂlawan Amir Khan beberapa buÂlan lalu, Maidana menunjukkan diri mampu menggabungkan anÂtara kecepatan dan juga kekuatan dalam memukul.
Sementara Erik Morales tiÂdak seperti Amir Khan. Dia (MoÂrales) telah kehilangan keÂceÂpatan dan kelincahan gerakÂan karena usianya sudah mengÂinjak 34 tahun, jauh lebih tua dari Maidana yang masih 27 tahun.
Meski Morales masih meÂmiÂliki mental dan kepercayaan diri yang tinggi, namun masih tetap lambat dalam gerakan kaki dan pukulan. Sementara Maidana tidak akan kesulitan mengimÂbaÂngiÂnya, meski dalam laga ini MoÂrales mengubah gaya bertinjunya.
Namun hal tersebut langsung dibantah promotor tinju Golden Boy Promotions, Oscar De La HoÂya. Pasalnya Morales telah menunjukkan kemampuannya seÂbagai petinju hebat. Bahkan peÂtinju asal Meksiko itu pernah menumbangkan bintang tinju asal Filipina Manny ‘Pacman’ Pacquiao.
“Apa Artinya unggulan? Apa kita peduli soal itu?†ujar De la Hoya.
“Unggulan belum tentu meÂnang, seperti pertandingan Kelly Pavlik menghadapi Bernard HopÂkins atau Manny Pacquiao menghadapi diri saya. Atau HolyÂfield dan Buster Douglas mengÂhadapi Tyson. Unggulan tidak berarti di sini, Anda semua tidak akan tahu apa yang terjadi di atas ring. Jadi aku akan memÂbukÂtikannya,†tambah Morales.
Seperti diketahui, Morales meÂmang juara masa lalu. Ia meÂmiliki rekor bertarung 57-6 deÂngan 35 KO serta pernah mengÂhaÂdapi dan mengalahkan peÂtinju-petinju besar, seperti Marco AnÂtonio Barrera, Manny PacÂquiao, dan Kevin Kelley. Namun kaÂrena faktor usia, peluanggnya menang saat ini lebih kecil diÂbanÂding Maidana. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: