Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

The Doctor Punya Sejarah Manis

Stoner: Pedrosa Bukan Ancaman Serius

Kamis, 31 Maret 2011, 07:27 WIB
The Doctor Punya Sejarah Manis
Valentino Rossi
RMOL. Valentino Rossi mempu­­nyai sejarah manis di Sirkuit Jerez, Spanyol yang menjadi tempat seri kedua MotoGP 3 April menda­­tang. Tidak heran, The Doctor bertekad meraih podium pertama di sirkuit sepanjang 4.428 meter itu.

Rossi yang kini membela tim Ducati berharap bisa memper­bai­ki prestasi setelah di seri per­dana menempati posisi ketujuh. Rossi mengaku, sangat menge­nal karater lintasan Jerez, bukti­nya enam kali naik podium per­ta­ma yakni tahun 2001, 2002, 2003, 2005, 2007, dan 2009.

“Di Qatar saya cukup meng­alami kesulitan. Terlalu banyak sudut-sudut di sana dan itu me­nyulitkan bahu saya. Kita lihat saja nanti, dari sudut pandang sa­ya, Jerez memiliki karakter lebih mudah, meski saya rasa masih harus sedikit menahan sakit,” kata Rossi dikutip Autosport.

Meski mempunyai sejarah manis, bukan berati Rossi tanpa kendala. Soalnya, motor yang ditungganginya Ducati tidak se­konclong pebalapnya.

Sejak 2006, Ducati tidak per­nah menang di Jerez, dan pres­tasi terbaiknya hanyalah finis ketiga melalui Casey Stoner di tahun 2009.

“Dari sudut pandang teknis, Jerez terlihat bukan karakter sir­kuit yang cocok untuk Ducati. Ta­pi, saya sangat menyukai sir­kuit ini dan jelas, kami harus men­­coba untuk meraih hasil yang lebih baik dari seri lper­dana,” kata peraih juara MotoGP tujuh kali itu.

“Saya terus mencoba mening­katkan kekuatan saya, khusus­nya daya tahan saya, tapi setelah Spa­­nyol saya akan punya waktu ham­pir sebulan untuk memulih­kan diri sepenuhnya, menyusul pe­nun­daan seri Jepang,” kata Rossi.

Sementara itu, juara GP Qatar musim ini, Casey Stoner ber­juang mengakhiri dominasi Ya­maha Racing di musim ini. Bah­k­an, pebalap Repsol Honda itu tidak menganggap Dani Pedro­sas sebagai ancaman serius.

“Saya hanya perlu fokus ke diri sendiri. Sebab, kami (saya dan Pedrosa) berada dalam mo­tor yang sama. Jadi Pedrosa bu­kan ancaman serius,” kata Stoner seperti dilansir MCN.

Menurutnya, pertarungan ha­rus fokus pada motor sendiri. Ji­ka melihat ke seberang dan terus bertanya, kata Stoner, yang ada hanya omong kosong. “Jadi fo­kus pada motor sendiri,” tandas­nya.

Di tempat terpisah,  pebalap Yamaha, Ben Spies berambisi menyelesaikan misi di Jerez yang pada musim lalu gagal bersinar. Saat itu, Spies membela tim satelit Yamaha Tech 3 finis di posisi ketujuh pada kualifi­ka­si, tapi gagal menyelesaikan ba­lapan lantaran ada persoalan pa­da ban.

“Saya belum menyelesaikan urusan di sini, di Jerez. Saya se­benarnya menikmati balapan di sini pada tahun lalu, tetapi harus kecewa karena tidak bisa meraih poin dari balapan. Seka­rang saya kembali dengan se­buah mesin pabrik sehingga saya yakin me­raih hasil yang tentu saja sedikit berbeda,” katanya. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA