Ia mengatakan, partai poÂlitik tak ada urusan dengan kongres PSSI. “Kami tidak punya keÂpentingan di kongres PSSI,†tegas Tjahjo.
Pengamat olaÂhÂraÂga Fritz Simanjuntak meÂngaÂtakan, organisasi PSSI bisa diÂhaÂdapkan pada situasi serba kaÂlah atau lose-lose condition jika orÂgaÂniÂsasi olahraga paling populer itu kemÂbali dipimpin oleh NurÂdin HaÂlid maupun mereka yang seÂlaÂma ini berada di luar PSSI.
“Siapa pun nanti yang terpilih sebagai ketua umum, PSSI bisa terÂperangkap dalam situasi “loÂse-lose situation†karena kalau NurÂdin yang terpilih, akan menÂdapat tantangan keras dari puÂblik†kata Fritz Simanjuntak yang diÂhuÂbungi di Jakarta, kemarin.
“Namun kalau yang terpilih bukan berasal dari kubu Nurdin HaÂlid, seperti yang dinginkan sebagian masyarakat, juga akan diÂhadapkan pada masalah karena beÂlum tentu ketua yang baru mempunyai kemampuan lobi dan jaringan yang luas dan kuat seperti Nurdin,†kata Fritz yang juga sosiolog itu.
Saat ini, bekas politisi PDIP AriÂfin Panigoro akan maju kemÂbali sebagai calon ketua umum pada Kongres PSSI di Pekanbaru Riau 10 April mendatang. NaÂmun, Ketua Ikatan Atlet NaÂsional (IANI) Icuk Sugiarto daÂlam kesempatan terpisah mengÂimbau agar Arifin Panigoro, bos MeÂdÂco Group yang menggagas Liga Primer Indonesia (LPI), tetap fokus memajukan golf naÂsional, daripada ikut-ikutan menÂcalonkan diri menjadi pimpinan PSSI.
“SEA Games 2011 waktunya tinggal beberapa bulan lagi, unÂtuk mensukseskan golf meraih meÂdali emas bagi tim Merah-Putih maka sudah seharusnya AP sebagai Ketua Umum PB PGI lebih fokus di cabang golf,†kata Icuk, juara dunia bulutangkis 1983 itu.
[RM]
BERITA TERKAIT: