Alasan pihak panitia, baÂtal mudiknya pemain keÂturunan Maluku ini karena ada kenÂdala kesiapan tekÂnis. RenÂcananya, Van BronÂcÂkhÂrost tiba di Jakarta keÂmaÂrin untuk kunÂjungÂan selaÂma empat hari. JadÂÂwalnya anÂtara lain, meÂlaÂkukan perÂtanÂdingÂan seÂlama 20 meÂnit di GeÂlora Bung Karno, melakukan coaÂching clinic dan bertemu PreÂsiden SBY.
Pemain yang pernah memÂperÂkuat Arsenal dan Barcelona diÂunÂÂdang Kemenpora bekerjasama dengan Kantor Staf Khusus PreÂsiden Bidang Pembangunan DaeÂrah dan Otonomi Daerah. SeÂlain Bronckhorst juga diunÂdang 20 pesepakbola keturunan Maluku yang bermain di klub-klub BeÂlanda yang tergabung dalam De Jong Indonesian Team. Saat ini, De Jong InÂdoÂneÂsia sudah meÂlaÂkuÂkan serangÂkaian perÂtandingan dan kegiatan di MaÂluÂku. Mereka hadir dalam proÂgram “Indonesia Tanah Air Betaâ€.
“Panitia Indonesia Tanah Air BeÂta telah memutuskan untuk meÂnunda sampai dengan waktu yang belum ditentukan keÂdaÂtangan Giovanni van BronckÂhorst di Indonesia. Penundaan ini berkaitan dengan kondisi keÂsiapan teknis penyelenggara keÂgiatan,†tulis pernyataan resmi Staf Khusus Presiden, Velix WangÂgai yang juga memohon maaf kepada para pecinta bola yang telah kangen menyaksikan kehadiran Giovanni.
Dua hari lalu, menjelang keÂberangkatannya ke Indonesia, Giovanni melakukan pemÂbiÂcaÂraan khusus dengan Republik Maluku Selatan di ibukota BeÂlanÂda, Amsterdam.
Dalam perÂtemuan itu, seperti dilaporkan Radio Nederland, Gio meÂneÂgasÂkan akan tetap berangkat ke InÂdoÂneÂsia, bukan dalam proÂyek ÂInÂdoÂneÂsia Tanah Air Beta. MeÂlainkan, atas iniÂsiaÂtif pribadi dari Yayasan GioÂvanni van Bronckhorst.
Pembicaraan antara Giovanni van Bronckhorst dan JG WatÂtilete, presiden RMS di pengaÂsingÂan, dilakukan menyusul perÂmoÂhonan RMS agar Gio tidak ke InÂÂdoÂnesia. Saat itu, Gio meneÂgasÂkan, akan tetap berangkat ke InÂÂdoÂnesia. Tapi entah kenapa, menÂjelang detik terakhir tiba-tiba ada kabar Gio batal “pulang kamÂpungâ€. Karena tekanan RMS? [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: