FA menjatuhkan larangan beÂrada di pinggir lapangan (touchline ban) sebanyak lima perÂtandingan buat Ferguson atas komentar pedasnya terÂhaÂdap wasit yang memimpin laga MU kontra Chelsea di StamÂford Bridge, 1 Maret lalu. FerÂguÂson dinyatakan bersalah atas tuntutan perbuatan tak pantas karena mengkritik pedas wasit Martin Atkinson.
Menurut Ancelotti, keÂputÂuÂsan sanksi dari otoritas seÂpakÂbola tertinggi Inggris tersebut terÂlalu berlebihan. Ancelotti meÂnilai Fergie sebenarnya meÂnunjukkan sikap yang baik di beberapa pertandingan lainÂnya.
“Saya menilai, menurut penÂdaÂpat saya pribadi, Ferguson seÂlalu menunjukkan sikap yang baik dan saya rasa skorÂsing lima pertandingan terlalu baÂnyak,†katanya, kemarin, seperti dilansir Goal.com.
“Tak ada alasan mengapa ia harÂus absen di lima partai dan saya tidak menilai absennya FerÂgÂuson akan mengurangi keÂkuÂatan dan ketangguhan UniÂted. Saya juga tahu apa yang diÂkatakannya usai perÂtanÂdingÂan. Memang apa yang diÂkaÂtaÂkanÂnya bukanlah sikap yang baik, tapi sanksi skorsing lima perÂtandingan tetap terlalu berÂlebihan,†tambahnya.
Sanksi Fergie berlaku efektif muÂlai 22 Maret. Selain di kanÂcah Liga Premier, hukuman itu termasuk juga partai semifinal PiaÂla FA melawan Manchester City. Sebenarnya, Fergie hanya terkena touchline ban untuk tiÂga partai karena kritiknya ke AtÂkinson. Namun dia menÂdaÂpat dua suspensi tambahan yang ditangguhkan ketika maÂnajer asal Skotlandia ini menÂcela wasit Alan Wiley tidak cuÂkup fit memimpin sebuah laga tahun lalu.
Arsitek Setan Merah sejak 1986 tersebut kabarnya sangat maÂrah setelah mengetahui huÂkumannya itu. “Ia telah menÂjeÂlaskan dan mempertahankan tinÂdakannya itu. Dia amat maÂrah karena dia masih menerima hukuman yang begitu berat,†tukas sebuah sumber dari dalam klub. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: