Hal itu ditegaskan bos Honda RaÂcing Corporation (HRC), ShuÂhei Nakamoto seperti diÂlansir AutoÂsport. Menurutnya, perÂforma serta kecepatan motor timnya merupakan yang terbaik muÂsim ini.
“Pada saat ini Honda adalah motor yang paling kuat seÂdangÂkan Ducati adalah kedua, lalu untuk Yamaha hanya ketiga,†ujar Nakamoto.
“Honda telah melakukan beÂbeÂrapa perubahan pada motor RC212V dan saya memiliki keÂyaÂkinan mereka sekarang meÂmiÂliki motor yang lebih mudah untuk dikendarai,†akunya.
Melihat hasil tes di Sepang akhir Februari, performa HonÂda memang cukup impresif dan konsisten. Ketiga pebaÂlapÂnya yaitu Dani Pedrosa, Casey StoÂner dan Andrea Dovizioso seÂcara bergantian mengisi catatan wakÂtu tercepat.
Meski demikian, Nakamoto mengÂaku, timnya masih meÂmiliki sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan sebelum GP Qatar dimulai 20 Maret menÂdatang.
“Permasalahan saat ini, semua pengÂendara Honda mengeluhkan tentang stabilitas pengereman. Sesungguhnya semua berjalan cukup baik, namun setelah pengereman, mereka merasakan guncangan,†ujarnya.
Dengan membaiknya perÂforÂma Honda musim ini, Nakamoto yaÂkin jika tim berlambang ‘SaÂyap Mengepak’ itu bisa kembali meÂraih gelar juara dunia MoÂtoGP.
Sementara itu, Pedrosa mengaku, masih bimÂbang antar memilih sasis RC212V yang musim lalu diÂguÂnakan, atau sasis versi 2011 yang sudah diperbaharui.
Pedrosa semÂpat mencatat waktu terbaik di tes kedua di Sepang. Tapi, pebalap asal Spanyol itu malah terÂjebak dalam kebingungan meÂmilih rangka motor.
“Sasis lama dan baru meÂmÂbeÂrikan perasaan yang sulit untuk meÂnentukan pilihan. Ini adalah keÂputusan yang sangat penting dan saya harus melakukan tes lagi untuk menentukan pilihan,†jelas Pedrosa kepada MCN, keÂmarin.
Bekas juara jawara kelas 125 dan 250cc ini akan melakukan anaÂlisis lebih lanjut dengan sesi tes di balapan malam Qatar. Pedrosa akan menjajal kedua saÂsis tersebut pada sesi tes. Tapi, dia menyangkal jika akan mengÂgunakan dua sasis di musim ini, mengikuti karakter sirkuit.
“Itu bukan ide yang baik dan saÂya bisa dengan mudah terÂjebak dengan keputusan yang salah,†kata Pedrosa. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: