Tim besutan Arsene Wenger itu terÂakhir kali meraih trofi juara paÂda tahun 2005 di ajang Piala FA. Saat itu, Arsenal sukses meÂnaklukkan Manchester United (MU) 5-4 lewat drama adu penalti.
Kini, peluang Arsenal kembali menÂcium trofi Piala FA sangat terbuka. Sementara di Liga Premier, ArÂseÂnal masih kejar-kejeran dengan peÂmimpin klaÂseÂmen MU. Di Liga Champions, Arsenal baru menembus babak 16 besar.
Di Piala FA, Arsenal kini berada di babak lima dan di Piala CarÂling mereka sukses tampil di final dan akan berhadapan dengan Birmingham.
Dari semua turnamen tersebut, fiÂnal Piala Carling yang digelar menjadi kans terbesar dan terdekat bagi Arsenal untuk mengÂakhiri paceklik gelarnya. SeÂlain sudah sampai di final, laÂwan yang mereka hadapi seÂbeÂnarÂÂnya tidak begitu berat, yakni pengÂhuni klasemen 15 liga PreÂmier Birmingham.
Pertemuan ini merupakan perÂteÂmuan ketiga kedua kubu muÂsim ini, dimana dua pertemuan seÂbelumnya yang terjadi di liga IngÂgris sukses dimenangkan ArÂseÂnal. Arsenal jelas difavoritkan, dan jika sukses, keberhasilan meÂraih trofi pertama ini bakal jadi penyemangat buat meÂmeÂnangi gelar kompetisi lainnya yang mereka ikuti.
“Ini sangat penting untuk keÂseluruhan tim. Ingat, banyak peÂmain muda yang belum pernah meÂmenangkan kejuaraan besar jadi kemenangan di Piala Carling akan membangkitkan semangat mereka,†cetus Tomas Rosicky.
“Sekali anda merasakan baÂgaimana rasanya memenangkan seÂÂbuah gelar, maka itu akan memÂÂbuat anda lebih lapar dari sebeÂlumnya, jadi pertandingan final Piala Carling adalah partai yang krusial untuk kami,†tamÂbahnya.
Sementara itu, Birmingham seÂbenarnya tak jelek-jelek amat. Meski gagal di Liga Premier, naÂmun di Piala Carling ini mereka mampu tunjukkan tajinya.
Di baÂbak kelima mereka mampu meÂnaklukkan tim kuat LiÂga Inggris Aston Villa, seÂmenÂtara di seÂmiÂfiÂnal skuad asuhan Alex McÂLeish itu menaklukkan West Ham United, yang memÂpeÂcunÂdaÂngi Manchester United 4 – 0 di Âbabak lima, lewat adu penalti.
Karena itulah, Birmingham teÂtap tenang dan percaya diri bisa puÂnya kesempatan menaklukkan ArÂsenal. “Arsenal jelas jadi faÂvoÂrit, tapi kami tenang dan perÂcaÂya diri atas apa yang kami puÂnyai di kamar ganti dan kami yakin bisa membuat kejutan,†ceÂtus striker Cameron Jerome.
“Kami hanya harus turun ke laÂpangan, mengganggu mereka dan membuat mereka macet seÂperti yang biasa kami lakukan,†teÂkad pemain 24 tahun tersebut meÂnyudahi.
Dari susunan pemain, BirÂmingÂham terlihat diuntungkan, kaÂrena bisa menurunkan skuad terÂbaik. Sebaliknya Arsenal haÂrus dirugikan dengan absennya kapÂten Cesc Fabregas dan wiÂnger lincah Theo Walcott yang ceÂdera. Untungnya, trio Robin Van Persie, Laurent Koscielny, dan Abou Diaby bisa kembali berÂmain setelah ketiganya absen akiÂbat cedera saat Arsenal meÂnang dari Barcelona di liga ChamÂpions.
[RM]
BERITA TERKAIT: