“Terus terang saya belum tahu keÂkuatan mereka sebenarnya. Tapi saya dengar timnas TurÂkÂmeÂnistan dalam kondisi tidak baÂgus,†ujar Riedl, kemarin.
Meski demikian, pelatih asal AusÂtria ini tidak akan meÂmanÂdang remeh calon laÂwanÂnya. â€TenÂtu saja dalam kondisi apaÂpun kita tidak boleh meÂreÂmehÂkan mereka. Bukan tidak mungÂkin saat melawan tim kami mereka tampil bagus,†jelasnya.
Untuk mengasah timnya, Riedl terus memÂbeÂrikan materi latihan yang cuÂkup berat, salah satunya mengÂadu barisan striker melawan deÂfender atau pemain belakang. LaÂtihan ini dinilai oleh pelatih cukup sulit karena semua pemain haÂrus konsentrasi penuh selama laÂtihan. Selain itu pelatih mengÂintruksikan peningkatan koorÂdiÂnaÂsi antarpemain dan peÂnyeÂlesaian akhir.
“Kami berharap mereka bisa meÂnunjukkan permainan terÂbaikÂnya meski saat ini belum bisa sampai pada peak perÂforÂmanÂce,†katanya.
Rencananya, Senin (21/2), seluruh peÂmain dan ofisial akan terbang ke Palembang. SemenÂtara pertandingan kedua diÂjadÂwalkan 9 Maret di TurÂkmenistan yang saat ini sedang musim dingin.
Menghadapi Turkmenistan, Riedl berharap tuah dari Stadion Jakabaring Palembang.
“Kita memiliki keÂnangan senÂdiri saat bermain di sana, dua kali bermain di sana kita bisa menang,†kata Riedl.
Menurut dia, sejak awal piÂhakÂnya berharap pertandingan perÂtaÂma melawan Turkmenistan diÂgelar di Jakarta karena dinilai leÂbih representatif.
Jika bertanding di Stadion UtaÂma Gelora Bung Karno, kata dia, bisa dipastikan pendukung timÂnas akan memadati stadion keÂbanggaan Indonesia itu. PiÂhakÂnya berharap kondisi itu berÂlaÂku di Palembang. â€Kita berÂharap stadion akan dipenuhi peÂnonton,†kata pelatih asal Austria itu.
Sementara itu Badan Tim NaÂsional (BTN) PSSI berharap proÂses naturalisasi terhadap tiga peÂmain impor kelar paling lambat 1 Maret 2011. Karena, BTN haÂrus segera mendaftarkan keÂtiÂganya seÂbagai pemain pada leg 2 melawan Turkmenistan, 9 Maret 2011.
Menurut Deputi Bidang TekÂnik BTN, Iman Arif, pihaknya teÂlah menyetor dua nama kepada MenÂpora. Keduanya adalah peÂmain asal Belanda, Ruben WuarÂbaÂnaran dan Diego Michiels.
Namun belakangan, BTN meÂnambah satu nama lagi, yakni Joey Suk. Pemain asal Belanda itu menjadi pemain impor terÂakhir yang akan dinaturalisasi BTN untuk memperkuat timnas U-23.
“Prosesnya memang harus ceÂpat karena pendaftaran pemain baru untuk leg 2 paling lambat seÂpekan sebelum pertandingan,†lanjut Iman.
Dari ketiga pemain tersebut, haÂnya Joey Suk yang belum perÂnah ke Indonesia. Sedangkan RuÂben dan Diego sudah pernah ikut dalam pemusatan latihan yang dipimpin oleh pelatih Alfred Riedl.
Ruben yang akan bergabung dengan Pelita Jaya, bahkan masih berÂgaÂbung di pemusatan latihan seÂteÂlah sebelumnya semÂpat kembali ke Belanda. SaÂyangÂnya, hingga saat ini Ruben masih cedera dan belum bisa ikut latihan bersama pemain timnas lainnya.
Sedangkan Joey Suk, diÂhaÂrapkan segera tiba di Indonesia. PeÂmain ini kabarnya sedang diincar klub Turki dan raksasa Jerman, Bayern Munchen.
[RM]
BERITA TERKAIT: