Dari catatan statistik perteÂmuan sebelumnya, Arsenal meÂmang jarang meraih hasil bagus dari Barca, baik tanÂdang maupun kandang. Musim lalu misalnya, BarÂceÂlona bisa memaksakan hasil seri di Emirates Stadium, sebelum Lionel Messi Cs menghajar ArÂsenal 4-1 di Nou Camp.
Di final Liga Champions 2006, Barcelona juga menang 2-1 meski sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Sol Campbell. Di fase grup musim 1999/2000, ArÂsenal sempat menahan BarÂceÂlona 1-1 di Nou Camp sebelum takluk 4-2 di Wembley.
Namun kali ini Arsenal sukses mengakhiri rentetan hasil buruk tersebut. Tampil di depan penÂdukung sendiri, skuad Arsene Wenger mempecundangi Barca dengan skor tipis 2–1. Arsenal sempat mendapat tekanan dari tamunya di babak pertama, yang berujung dengan gol David Villa di menit 26.
Masuknya Andrey Arshavin di babak kedua membuat Arsenal balik mendominasi Barca.DoÂminasi tuan rumah melahirkan gol penyama kedudukan dari Robin Van Persie di menit 79. MaÂsukÂnya Arshavin seakan menÂjadi dewa penolong buat skuad Emirates. Striker asal RuÂsia itu mencetak gol kemenangan di menit 84 setelah menerima umpan Samir Nasri.
“Kami tampil percaya diri. Tanpa kepercayaan diri, kami tak akan bisa melakukan apapun, karena itulah kami harus tetap yakin,†katanya seperti dilansir
Goal.com, kemarin. “BarÂceÂlona mengendalikan bola deÂngan sangat baik, tapi kami memÂbiarkan mereka bermain seÂperti biasanya dan kami meÂmakÂsimalkan peluang kami untuk mencetak dua gol,†tambahnya.
Kemenangan ini jelas menjadi moÂdal penyemangat Arshavin Cs untuk menjalani leg kedua yang digelar di Nou Camp. Duel terÂsebut bakal digelar pada 8 Maret mendatang.
“KeÂmeÂnangan ini meÂningÂkatkan keÂperÂcayaan diri kami, tapi kami maÂsih harus berÂkonsentrasi karena laga di BarÂcelona akan menjadi partai yang benar-benar berat,†punÂgkasnya Arshavin.
[RM]
BERITA TERKAIT: