Inter sempat menggebrak di awal-awal pertandingan. Namun doÂminasi Inter tidak bertahan laÂma. Tak ingin malu dihadapan penÂdukungnya sendiri, Juve menÂcoba untuk meningkatkan pola permainan. Upaya mereka ini akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke 30, Juve akhirnya memecah kebuntuan lewat gol Alessandro Matri.
Meski gagal meraih poin peÂnuh, tetapi pelatih Inter LeoÂnardo enggan untuk meÂnyaÂlahÂkannya timnya. Dia mengakui bahÂwa Juve bermain dengan baik, namun meyakini bahwa peÂnampilan nerrazzurri sebenarnya juga tidak jelek.
“Kami kesulitan untuk menÂcipÂtakan peluang di babak perÂtama. Juve bermain dengan baik, tetap kompak dan sulit untuk meÂnerobos pertahanan mereka. Saya melihat penampilan yang positif. Terutama di babak kedua, dan saya cukup puas. Kami meÂmang kurang tajam secara umum dan tak bermain dengan tempo kami yang biasa,†ujar Leonardo di
Football Italia.
Bagi Inter, kekalahan ini meÂmupus tiga kemenangan berÂunÂtun alias three peat yang seÂbeÂlumnya mereka raih. Termasuk di dalamnya adalah ketika meÂreka dengan brilian meÂnunÂdukkan AS Roma 5-3.
Kemenangan itu
Bianconeri maÂsuk zona Eropa setelah meÂnemÂbus peringkat enam dengan poin 41.
Sementara, Inter gagal menÂdekati pimpinan klasemen AC Milan karena tidak mampu meÂnamÂbah poin. Inter memang maÂsih bertahan di posisi empat dengÂan poin 44. Namun, mereka diÂtinggalkan Milan yang sukses menghancurkan Parma 4-0.
[RM]
BERITA TERKAIT: