Sekarang Safee sudah berada di Indonesia. Top skor Piala AFF asal Klub Selangor itu akan berÂgabung dengan Pelita Jaya, klub milik keluarga Bakrie. Apakah dia dibenci? Tidak. Saat diperÂkeÂnalkan oleh klub Pelita Jaya, di Jakarta, kemarin, dia justru baÂnyak mendapat tawaran untuk berfoto bersama dari wartawan mauÂpun karyawan hotel. Safee melayaninya dengan senyuman.
Manajer Pelita Jaya, Lalu MaÂra mengatakan, klubnya meÂmang membutuhkan striker seÂperti Safee. “Karena dari hasil evaluasi, problem utama kami adaÂlah di penyelesaian akhir. Dari statistik, ball possesion dan temÂbakan ke gawang sudah bagus, hanya kurang penyeÂleÂsaian akhir,†jelas Lalu.
Berapa nilai transfer Safee? DiÂrektur Teknik Pelita Rahim SuÂkaÂsah menolak mengÂungÂkapnya. “Karena ini keseÂpaÂkaÂtan dengan Safee dan Selangor. Yang pasti nilainya standar seÂperti pemain asing lainnya,†dalih Rahim.
Setelah bergabung dengan klub asal Jawa Barat yang seÂkaÂrang menghuni papan bawah ISL itu, Safee berharap bisa mengÂangkat prestasi klub barunya.
“Saya ingin main di Indonesia kaÂrena liganya salah satu yang komÂpetitif di Asia Tenggara. Ini meÂrupakan cara saya untuk meÂngembangkan karier. Saya juga ingin bekerja sama dan memÂbantu pemain muda Pelita,†jelas Safee.
Pelita juga mengontrak peÂmain muda asal Belanda yang baÂÂkal dinaturalisasi: Ruben WuarÂÂbanaran. Ruben meruÂpaÂkan satu-satunya pemain yang lolos seleksi timnas U-23. Meski semÂpat cedera dan pulang ke neÂgaÂraÂnya, pemain keturunan InÂdoÂnesia ini diminati pelatih Alfred Riedl. Ruben sekarang sudah beÂrada di Indonesia dan sempat ikut ke Hongkong ketika Timnas U-23 atau Timnas Pra Olimpiade beruji coba melawan Hongkong, pekan lalu. Saat itu Timnas meÂnang 4-1.
“Ya, Ruben akan ke Pelita. Proses negosiasinya lancar, tinggal penyelesaian akhir saja. Semoga pekan ini selesai,†harap Lalu.
[RM]
BERITA TERKAIT: