Tampil di kandang sendiri, MiÂlan langsung menekan sejak meÂnit awal. Upaya mereka akhirÂnya membuahkan hasil paÂda menit ke delapan melalui gol Clarence Seedorf. Sembilan meÂnit kemudian, Milan kembali menambah gol melalui kaki Cassano. Skor ini tetap bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Parma berÂusaÂha bangkit dan balik menyeÂrang. Namun bukannya meÂngeÂjar ketinggalan, justru Milan mamÂpu menambah dua gol meÂlalui pemain pengganti, RoÂbinÂho, pada menit ke 62 dan 65.
Seusai laga, Cassano, yang meÂruÂpakan pahlawan Milan paÂda malam itu, dengan tegas meÂnyaÂtakan bahwa tidak ada yang biÂsa menghentikan Milan jika teÂrus bermain seperti saat Milan menghajar Parma 4-0.
“Yang paling penting adalah keÂmenangan tim. Semua orang meÂnyadari kami masuk ke laÂpangÂan dengan determinasi dan keÂberanian. Jika terus berÂmain seÂperti ini, maka tidak ada yang bisa menghentikan kami,†ujar CasÂsano kepada
Milan Channel.Lebih lanjut, Cassano suÂdah beradaptasi dengan lingÂkungÂan di Milan. Menurutnya peÂmain Milan saling meÂlengÂkapi satu sama lain. Jika yang satu meÂmiliki keÂkuÂrangÂan maka lainnya akan menutupi keÂkuÂrangan itu.
“Saya mempelajari bahÂwÂa beÂrada di Milan anda Âharus selalu fit 100 persÂen setiap saat dan tuÂjuÂan kami selalu keÂmenangan. Jika seÂseÂorang berbuat kesalahan maÂka saya akan mencoba mengÂhibur. MeÂreÂka salah meÂlaÂkukan
pasÂsing karena bekerja sangat keras, sedangkan saya juga bukan pelari yang paling ngotot di tim,†ujar CasÂsano.
Dengan hasil ini Milan mantap di puncak klasemen dengan poin 52 atau unggul enam angka dari peringkat kedua Napoli. Ada pun Parma ada di urutan 15 dengan nilai 26.
[RM]
BERITA TERKAIT: