“Saya tidak tahu seberapa buÂruk kondisi bahunya. Tapi saya memahaminya, sebab saya juga sempat mengalami cedera yang sama di tendon dan menjalani operasi sebelum dimulainya musim 2006 silam,†kata Stoner seÂbagaimana dikutip
MCN.
Juara dunia 2007 itu khawatir jika penampilan buruk Rossi di sesi latihan itu hanyalah siasat
The Doctor untuk kemudian memÂbuat kejutan saat kompetisi berÂgulir, Maret mendatang. Dia meÂnilai, Rossi belum mengeÂluarÂkan seluruh kemampuannya.
“Namun, jika nantinya dia suÂdah benar-benar fit 100 persen, suÂlit bagi kami untuk memÂpreÂdikÂsi penampilannya di atas motor,†tambah Stoner.
Apalagi sebelumnya rider YaÂmaha Tech 3 Colin Edwards memperingatkan kontestan MotoGP lainnya untuk tak terÂlalu dini menyisihkan Rossi dari persaingan perebutan juara dunia musim 2011.
Meski demikian, banyak kaÂlangan menilai performa buruk
The Doctor tersebut merupakan siÂnyal bahwa masa keemasan peÂmilik nomor 46 ini sudah habis. Rossi diprediksi tak mampu menyaingi sejumlah rival seperti Stoner, Dani Pedrosa, atau bahkan juara dunia yang juga mantan rekan setimnya di YaÂmaÂha, Jorge Lorenzo.
Secara terpisah, juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, agak peÂsiÂmistis menghadapi komÂpeÂtiÂsi 2011. Pebalap asal Spanyol ini mengaÂtakan, Yamaha belum kompetitif seperti yang dihaÂrapÂkannya, karena tenaga mesin masih kurang.
“Menurut saya, kami belum memÂbuat sebuah lompatan maju. SaÂya tahu secara persis apa yang kami perlukan, tetapi kami beÂlum mencapainya. Kami perlu tambahan tenaga, sehingga akan lebih cepat ketika mengÂgeÂberÂnya,†kata Lorenzo.
Lorenzo pantas ketar-ketir jika memÂbandingkan performa YaÂmaha dengan kandidat kuat juara 2011, Honda. Pasalnya, para peÂbalap Honda tampil sangat konÂsisten pada tes resmi perdana pekan lalu di Sepang, Malaysia, dan selalu berada di barisan deÂpan. Bandingkan dengan LoÂrenÂzo, yang secara keseluruhan haÂnya berada di posisi empat.
[RM]
BERITA TERKAIT: