Meski Ducati sudah menÂdaÂpatÂkan pengganti Stoner yang seÂpaÂdan yaitu Valentino Rossi, kubu paÂbrikan asal Italia itu masih meÂnyimpan asa untuk memÂperÂtaÂhankan StoÂner. Sayang, maÂnaÂjeÂmen tim suÂdah putus asa dalam usaÂhanya memÂpertahankan StoÂner.
Hal itu diungkapkan pimpinan Ducati, Alessandro CicogÂnaÂni seÂperti dilansir
MCN. MeÂnuÂrutÂnya, pengajuan perpanjangan konÂtrak pada juara dunia 2007 itu sampai musim 2011 sejak buÂlan November 2009. Namun, tidak direspon Stoner.
“Kami siap untuk memberikan peÂnaÂwaran kontrak kepada StoÂner pada November 2009. Sejak itu kami selalu berupaya makÂsimal untuk menjaga Stoner dan dia sangat tahu akan hal ini,†kata Cicognani.
Kini, mau tidak mau, Ducati harus merelakan Stoner berÂbendera Repsol Honda bersama Dani Pedrosa dan Andrea DoÂvizioso.
Sementara itu, pihak Honda terÂhitung beruntung menÂdaÂpatÂkan Stoner. Buktinya, Stoner yang mengendarai motor baruÂnya RC212V melakukan beÂbeÂrapa uji coba terakhir dengan muÂlus. Stoner mengakui, banyak perÂbedaan antara Ducati DesÂmoÂsedici yang ditungganginya musim lalu, dengan RC212V.
“Sangat berbeda, benar-benar berÂbeda. Saya tetap heran ketika mengendarai motor ini. Setiap lap catatan waktu selalu berubah. Dan saat saya tengah berpikir di atas motor, tiba-tiba saya sudah berada di atas garis finis,†jelas Stoner sambil tersenyum.
Bersama Ducati yang diÂbeÂlaÂnya sejak 2007 hingga 2010, StoÂner menang di 23 seri pada MoÂtoÂGP era 800cc. Stoner menjadi juaÂra dunia pada musim 2007 dan tetap menjadi rider papan atas di tiga musim selanjutnya.
“Saya punya keyakinan besar dengÂan motor ini. Ducati meÂmang bukan motor lambat. Saya suÂdah memenangkan banyak daÂlam empat tahun terakhir. Ducati juga memiliki karakteristik baik. Saya harus banyak mengerem agar tidak kehilangan keÂseÂimÂbangan,†tutup Stoner.
Sementara itu, bekas pebalap Wayne Garner menyatakan, keputusan Stoner hengkang kaÂreÂna mandeknya perkemÂbangan motor GP10 sehingga sulit untuk bersaing di musim 2011.
“Saya berbincang cukup panÂjang dengan Stoner di Phillip Island dan dia bercerita kepada saÂya sementara pabrikan melaÂkuÂkan modifikasi sepanjang taÂhun, namun kenyataannya jauh dari benar,†kata Gardner dalam situs blog pribadi miliknya.
Gardner menceritakan, Stoner mengaku permintaannya agar Ducati melakukan perbaikan tidak dituruti. “Dia kemudian meÂnambahkan Ducati sama seÂkali tidak memiliki keuangan atau kekuatan untuk mengatasi maÂsalah yang selama ini meÂnimpa mereka,†katanya.
[RM]
BERITA TERKAIT: