Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Ducati Belum Ikhlas

Stoner Hijrah Karena Permintaannya Dicuekin

Rabu, 09 Februari 2011, 05:23 WIB
Ducati Belum Ikhlas
Casey Stoner
RMOL. Tim Ducati rupanya belum mengikhlaskan hijrahnya Casey Stoner ke tim Honda. Buktinya, sebelum pebalap Australia itu hengkang, Ducati sempat mengajukan perpanjangan kontrak.

Meski Ducati sudah men­da­pat­kan pengganti Stoner yang se­pa­dan yaitu Valentino Rossi, kubu pa­brikan asal Italia itu masih me­nyimpan asa untuk mem­per­ta­hankan Sto­ner. Sayang, ma­na­je­men tim su­dah putus asa dalam usa­hanya mem­pertahankan Sto­ner.

Hal itu diungkapkan pimpinan  Ducati, Alessandro Cicog­na­ni se­perti dilansir MCN. Me­nu­rut­nya, pengajuan perpanjangan kon­trak pada juara dunia 2007 itu sampai musim 2011 sejak bu­lan November 2009. Namun, tidak direspon Stoner.

“Kami siap untuk memberikan pe­na­waran kontrak kepada Sto­ner pada November 2009. Sejak itu kami selalu berupaya mak­simal untuk menjaga Stoner dan dia sangat tahu akan hal ini,” kata Cicognani.

Kini, mau tidak mau, Ducati harus merelakan Stoner ber­bendera Repsol Honda bersama Dani Pedrosa dan Andrea Do­vizioso.

Sementara itu, pihak Honda ter­hitung beruntung men­da­pat­kan Stoner. Buktinya, Stoner yang mengendarai motor baru­nya RC212V melakukan be­be­rapa uji coba terakhir dengan mu­lus. Stoner mengakui, banyak per­bedaan antara Ducati Des­mo­sedici yang ditungganginya musim lalu, dengan RC212V.

“Sangat berbeda, benar-benar ber­beda. Saya tetap heran ketika mengendarai motor ini. Setiap lap catatan waktu selalu berubah. Dan saat saya tengah berpikir di atas motor, tiba-tiba saya sudah berada di atas garis finis,” jelas Stoner sambil tersenyum.

Bersama Ducati yang di­be­la­nya sejak 2007 hingga 2010, Sto­ner menang di 23 seri pada Mo­to­GP era 800cc. Stoner menjadi jua­ra dunia pada musim 2007 dan tetap menjadi rider papan atas di tiga musim selanjutnya.

“Saya punya keyakinan besar deng­an motor ini. Ducati me­mang bukan motor lambat. Saya su­dah memenangkan banyak da­lam empat tahun terakhir. Ducati juga memiliki karakteristik baik. Saya harus banyak mengerem agar tidak kehilangan ke­se­im­bangan,” tutup Stoner.

Sementara itu, bekas pebalap Wayne Garner menyatakan, keputusan Stoner hengkang ka­re­na mandeknya perkem­bangan motor GP10 sehingga sulit untuk bersaing di musim 2011.

“Saya berbincang cukup pan­jang dengan Stoner di Phillip Island dan dia bercerita kepada sa­ya sementara pabrikan mela­ku­kan modifikasi sepanjang ta­hun, namun kenyataannya jauh dari benar,” kata Gardner dalam situs blog pribadi miliknya.

Gardner menceritakan, Stoner mengaku permintaannya agar Ducati melakukan perbaikan tidak dituruti. “Dia kemudian me­nambahkan Ducati sama se­kali tidak memiliki keuangan atau kekuatan untuk mengatasi ma­salah yang selama ini me­nimpa mereka,” katanya.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA