Di laga tersebut, Paul Pierce memÂberikan kontribusi besar atas kemenangan Celtics dengan menÂcetak 32 angka, disusul reÂkanÂnya Ray Allen menorekan 21 angÂka dan Kevin Garnett seÂbaÂnyak 18 angka dan 13 rebound.
“Hasil pertandingan ini sangat berÂarti secara emosial, terutama karena kami kalah dalam tujuh kali pertemuan di final tahun lalu disini. Sungguh menyenangkan bisa kembali bermain dengan meÂraih kemenangan,†kata PierÂce seusai pertandingan.
Dengan kemenangan tersebut, CelÂtics menempatkan diri sebaÂgai tim terbaik kedua dalam klaÂseÂmen umum NBA, atau yang terÂbaik untuk Wilayah Timur dengan rekor 36 kali menang dan 11 kalah.
Sementara itu, kubu Lakers, seÂakan tidak berkutik. Meski Kobe Bryant sukses mencetak 41 angka, torehan tersebut tidak mampu mengantar kemenangan tuan rumah. Dua pemain inti LaÂkers, yaitu Lamar Odom dan pemain impor asa Spanyol Pau GaÂsol, masing-masing menyumÂbang 15 dan 12 angka.
“Rekan-rekan sangat kecewa dan mereka memang pantas keÂceÂwa. Kami tidak menampilkan perÂmainan terbaik kami mengÂhaÂdapi tim papan atas, sehingga kami harus mengevaluasi diri jika ingin mempertahankan gelar juara,†kata Bryant.
Dalam pertandingan tersebut, GarÂnett, salah satu pemain teÂrÂmaÂhal di pentas NBA, mengÂalaÂmi cedera luka pada kepalanya paÂda kuarter kedua setelah berÂtaÂbraÂkan dengan Gasol saat beÂreÂbut bola.
Wasit menyatakan bahwa tiÂdak ada pelanggaran dalam inÂsiÂden tersebut, sehingga Garnett haÂrus menelan kecewa saat keÂluar lapangan dengan perban di keÂpala untuk menutupi luka. “KeÂpala saya disikut dan itu tidak dinyatakan sebagai pelangÂgaran,†kata Garnett.
Dengan demikian, Lakers gaÂgal mengulangi sukses seÂbeÂlumÂnya saat berhadapan dengan CelÂtics pada Juni tahun lalu dengan skor 83-79. Kini Lakers berada di peringkat kedua Wilayah BaÂrat dengan rekor 33-15, atau peÂringkat kelima secara keÂseÂluÂruÂhan. San Antonio Spurs untuk seÂmentara masih menempati uruÂtan teratas klasemen umum dengÂan rekor 40-7.
[RM]
BERITA TERKAIT: